Cara Merawat Tanaman Jahe yang Ditanam di Media Polybag

Media tanam dari polybag memang sering digunakan oleh para petani maupun pekebun rumahan untuk menanam berbagai macam jenis tanaman hias, tanaman obat/biofarmaka, tanaman buah maupun jenis tanaman sayur mayur.

Salah satunya adalah jenis tanaman jahe yang paling sering dipakai untuk pot atau media tanaman karena sifatnya yang fleksibel untuk memudahkan para petani dalam melakukan perawatan tanaman. Teman-teman petani/pekebun bisa menanam jahe secara urban farming di lahan kosong di samping rumah atau dengan wadah pot polybag karena terbukti bagus juga jika tanaman jahe dibudidaya di wadah polybag terutama jika anda tinggal di wilayah perkotaan/semi-kota dengan lahan yang sempit/terbatas.

menanam jahe di wadah polybag
menanam jahe di wadah polybag

Pada tanaman pertanian seperti jahe, maka perawatannya dapat dilakukan dengan mudah dan praktis seperti:

  • Penyiangan: membersihkan media tanam (tanah) yang kemungkinan besar sedang ditumbuhi oleh gulma (rumput liar. Penyiangan bisa dilakukan dengan mencabut/mengoreti rumput gulma di sekitar tanaman jahe;
  • Pendangiran: pada kondisi-kondisi tertentu, maka lahan tanam (media) di sekitar pusat tumbuh tanaman jahe perlu dilakukan pendangiran yakni dengan cara menggemburkan lahannya agar proses penyerapan air, unsur hara dan aerasi tanah menjadi lebih bagus sehingga membantu mempercepat laju pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman;
  • Penyiraman: pada tahapan ini penting sekali tanaman jahe yang masih beberapa hari ditanam untuk sering dilakukan penyiraman bertujuan supaya tanaman cepat tumbuh dan berkembang secara sempurna;
  • Pemupukan: Berdasarkan pengalaman saya pribadi bahwa pemupukan tanaman jahe cukup dipupuk dengan pupuk kandang dari kotoran hewan ternak (pupuk ayam yang telah difermentasi/dikeringkan);
  • Pemberantasan hama dan penyakit: Pemberantasan hama dan penyakit penting dilakukan, jika memang memungkinkan. Saya selama membudidaya jahe, maka alhamdulillah jarang terserang hama. Lancar-lancar saja.
ciri-ciri tanaman jahe siap dipanen
ciri-ciri tanaman jahe siap dipanen

Nah, itulah langkah sederhana dan praktis yang saya lakukan dalam merawat tanaman jahe yang saya tanam di wadah polybag. Namun, cara perawatan tanaman jahe di atas juga sangat cocok jika diterapkan pada tanaman jahe yang dibudidaya di lahan bedengan. Semoga penjelasan bermanfaat bagi bapak/ibu/remaja tani dimana saja anda berada. Sukses selalu untuk petani di Indonesia. Silakan anda baca juga: Mengenal Ciri, Jenis, dan Macam Tanaman Jahe yang Ada Di Sekitar Kita.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PESAN SPONSOR