Tujuan Penyiangan dan Pendangiran Pada Tanaman Cabe Agar Berbuah Lebat

Dalam budidaya cabe, seorang petani harus tekun serta mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik, termasuk dalam kegiatan perawatan tanaman cabe. Aktivitas tersebut mencakup beberapa hal misalnya mampu merawat tanaman cabe secara baik dan benar.

Karena tugas yang tidak cukup mudah, tetap bagaimanapun juga tanaman cabe butuh perawatan memadai dan terstruktur, meliputi beberapa hal seperti: penyiraman, pemupukan, pendangiran, penyiangan, pemberian tiang ajir serta mulsa bagi tanaman cabe yang dibudidaya.

Berikut ini akan dijelaskan tentang bagaimana tata cara dalam perawatan tanaman cabe khususnya pada tahap pendangiran dan penyiangan, yakni sesuai anjuran dari petani profesional yang pernah saya pelajari, diantara adalah:

  1. Pendangiran

Tanaman cabe penting sekali dilakukan pendangiran. Pendangiran bertujuan untuk memastikan bahwa lahan tanaman cabe memiliki tanah yang gembur, sehingga tingkat kesuburan tanah akan terjaga secara baik.

Tanah/lahan bedengan tempat tumbuhnya tanaman cabe memang harus digemburkan secara berkala agar tanaman cabe lebih subur dan mampu mengangkut nutrisi hara secara baik dan terarah. Jadi intinya bahwa, kegiatan pendangiran pada tanaman cabe itu bertujuan untuk memastikan bahwa lahan tanam (tanah bedengan) tetap gembur, subur.

Sementara itu, manfaat/kegunaan dari pendangiran yakni agar penyerapan unsur hara, air, serta garam-garam mineral dari dalam tanah berlangsung secara baik dan efisien. Silakan baca juga: Cara Pendangiran dan Penyiangan Tanaman Cabe Sesuai Prosedur yang Baik dan Benar.

Seperti diketahui secara bersama bahwa air digunakan oleh sel tumbuhan sebagai pelarut berbagai reaksi kimia metabolisme sel, sebagai pelarut enzim, hormon, dan juga untuk menjaga osmoregulasi dan fisiologi tumbuhan agar tetap berada pada kondisi normalnya.

  1. Penyiangan

Kegiatan penyiangan bertujuan untuk membersihkan lahan tanam cabe dari serangan gulma (rumput-rumput liar pengganggu pertumbuhan tanaman). Penyiangan juga memiliki manfaat untuk mencegah perkembangan hama dan penyakit yang sifatnya parasit bagi tanaman cabe. Karena sebagian besar hama dan penyakit akan tinggal/bersarang di tanaman gulma, sehingga larva-larva hama akan mudah muncul berkembang di lahan yang penuh dengan gulma.

Lakukan penyiangan dengan memakai alat pengoret gulma, bisa menggunakan cangkul atau pencong, serta peralatan lain yang relevan. Penyiangan sebaiknya dilakukan berbarengan pada waktu pendangiran agar hasilnya jauh lebih optimal.

Untuk menambah wawasan anda tentang budidaya cabe, silakan baca dan klik artikel ini: 5 Teknik Perawatan Cabai, Panen 60 Kali Lipat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *