Jenis Bakteri yang Biasa Ada Dalam Tanah Pertanian

Bakteri merupakan agen hayati (agen hidup) yang keberadaannya bisa bersifat menguntungkan atau merugikan. Bakteri dapat hidup di semua tempat yang biasanya disebut sebagai kosmopolit, seperti di daerah terestrial (daratan), area perairan, bahkan di udara. Di area darat atau tanah bakteri juga mampu tumbuh dan berkembang, yakni dengan cara melakukan reproduksi.

Adapun jenis bakteri yang dapat hidup di dalam tanah pertanian yaitu bakteri Rhizobium leguminosarum. Bakteri ini merupakan jenis bakteri baik karena mampu mengikat/memfiksasi Nitrogen bebas di atmosfer. Simbiosis dari bakteri tersebut yaitu dengan bintil akar pada tanaman kacang-kacangan (legum). Misalnya pada akar kacang tanah, kacang panjang, kacang polong, kacang tunggak, dan lain sebagainya. Di akar tanaman kacang-kacangan tersebut banyak sekali nodul akar yang mengandung bakteri Rhizobium leguminosarum.

Bakteri Rhizobium pada akar tanaman kacang-kacangan
Tanaman Kacang Tunggak (Dokumentasi Oleh: Wahid Priyono, S.Pd.)

Tumbuhan tidak dapat mengikat N2 bebas secara langsung, maka tumbuhan harus bersimbiosis dengan makhluk hidup lain. Dalam hal ini yaitu bersimbiosis dengan bakteri tanah yaitu Rhizobium sp. Simbiosis terjadi melalui serangkai reaksi pengubahan dari satu senyawa ke senyawa lain melalui daur/siklus nitrogen di alam. Siklus nitrogen pada awalnya akan memfiksasi nitrogen bebas di udara melalui perantara bakteri Rhizobium leguminosarum. Setelah itu dalam daur nitrogen akan melewati tahapan amonifikasi, nitrifikasi, dan denitrifikasi.

Siklus nitrogen harus tetap dipertahankan, dengan salah satu caranya yaitu melakukan rotasi tanam (bercocok tanam secara bergilir).

PESAN SPONSOR