Bagian-Bagian Bunga Sempurna Beserta Fungsinya Terlengkap

Tidaklah semua organ-orang pada bunga ditakdirkan oleh Tuhan dalam bentuk yang lengkap (sempurna). Ada kalanya terjadi perbedaan keseragaman baik itu warna, atau ada tidak adanya salah satu bagian bunga, dsb. Maka dari itulah, sering kita menjumpai adanya bunga lengkap/bunga sempurna dan bunga tak lengkap (bunga tidak sempurna).

Bunga lengkap umumnya mempunyai empat bagian organ bunga yaitu: kelopak bunga, mahkota bunga, putik dan benang sari. Sedangkan pada bunga tak lengkap umumnya tidak mempunyai salah satu atau keduanya dari bagian bunga lengkap.

Hormon kalin
Bunga Anggrek Termasuk Bunga Sempurna (tipspetani.com)

Berikut ini organ-organ pada struktur/anatomi bagian bunga lengkap beserta fungsinya:

  1. Tangkai bunga (pedicellus) berfungsi untuk menahan bagian-bagian bunga yang ada di bagian atapnya. Di atas tangkai bunganya terdapat reseptakel yang berfungsi tempat melekatnya tangkai sari;
  2. Mahkota bunga (petal/corola) berfungsi untuk menarik serangga supaya membantu dalam proses penyerbukan, dan fungsi adaptasi pada kondisi lingkungan tertentu;
  3. Kepala sari (anthera) berfungsi sebagai tempat melekatnya serbuk sari (polen). Polen berfungsi sebagai alat perkembangbiakan generatif (sebagai alat perkembangbiakan jantan pada bunga). Pada serbuk polen juga terdapat banyak hormon auksin. Oleh Mahaswari, Bhojwani, dan Bhatnagar (1969) tepung sari (polen) dinamakan mikrosporangium.
  4. Kelopak bunga (sepal) berperan untuk melindungi organ bunga bagian atap, terutama sebagai tempat melekatnya mahkota bunga (petal);
  5. Tangkai sari (filamen) berfungsi untuk menyangga kepala sari agar berada pada posisinya;
  6. Kepala putik (stigma) berfungsi sebagai tempat melekat dan masuknya polen yang berasal dari kepala sari untuk kemudian di transfer/membuahi inti generatif/ovum dan inti kandung lembaga sekunder (IKLS) untuk terjadi pembuahan;
  7. Bakal biji (ovulum) berfungsi sebagai tempat terjadinya proses pembentukan biji untuk kemudian menghasilkan biji matang;
  8. Bakal buah (ovarium) berfungsi sebagai tempat terjadinya pembuahan (fertilisasi) dimana terjadi peleburan sel gamet jantan dan sel gamet betina sehingga terbentuklah bakal buah;
  9. Tangkai putik (stilus) berguna untuk menyangga kepala putik agar tetap berada pada posisi yang ditentukan Tuhan. Tangkai putik ini mempunyai rongga atau saluran tabung serbuk sari yang merupakan tempat untuk lewatnya polen yang berasal dari kepala sari yang kemudian diteruskan ke inti generatif/ovarium untuk terjadi fertilisasi (pembuahan).

Itulah tadi penjelasan bagian-bagian struktur bunga lengkap beserta fungsinya. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan anda. Silakan baca juga artikel berikut: 16 Fungsi Mulsa Organik Bagi Peningkatan Kesuburan Tanah dan Tanaman.

PESAN SPONSOR