Waktu Pemupukan Cabe Rawit yang Baru Tanam

Menanam cabe rawit memang sangat menguntungkan, sehingga banyak petani yang suka menanamnya. Selain harganya mahal, juga proses perawatan tanaman cabe yang cukup mudah.

Salah satu jenis perawatan tanaman cabai rawit dan sejenisnya adalah kegiatan pemupukan tanaman. Pemupukan pada tanaman cabe rawit yang baru ditanam tentu saja berbeda dengan tanaman yang sudah berumur dewasa. Hal ini juga menyangkut juga tentang jenis pupuk serta dosis. Setidaknya dua hal ini yang perlu diperhatikan secara seksama oleh para petani cabai. Baca juga yuk: Cara Merawat Tanmaan Cabai Umur 1 Bulan.

pemasangan tiang ajir pada tanaman cabe menggunakan bilah bambu yang dipotong-potong, (Wahid Priyono, S.Pd.)
pemasangan tiang ajir dan pemupakan pada tanaman cabe (Wahid Priyono, S.Pd.)

Untuk tanaman cabai rawit yang baru ditanam, setidaknya yang masih berumur 1-30 hst (hari sejak tanam), maka sebaiknya jenis pupuk yang dipakai adalah jenis pupuk organik. Sebisa mungkin hindari terlebih dahulu jenis pupuk kimia/anorganik. Mengapa demikian? karena pada tanaman cabe yang baru saja ditanam beberapa hari di lahan bedengan, maka mereka sedang dalam fase pengkondisian (adaptasi) dengan berbagai faktor eksternal yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan, termasuk cahaya, suhu, pH tanah, kondisi air di sekitar tanah dimana mereka tumbuh. Jika tanaman cabe langsung diberikan pupuk kimia dalam dosis tinggi, maka bisa saja tanaman akan mati, karena akar tanaman sulit menyerap unsur hara yang jumlahnya terlalu besar, belum lagi usia tanaman yang masih dini dan butuh perawatan secara bertahap.

Untuk waktu pemupukan yang bagus saat awal menanam cabe yaitu pada 1-30 hst, dengan jenis pupuk organik dari kotoran hewan ternak, seperti tahi ayam dan tahi kambing. Dari jenis pupuk ini, saya lebih merekomendasikan pakai saja pupuk kotoran ayam yang sudah difermentasi hingga matang. Pupuk kotoran ayam jauh lebih banyak kandungan unsur hara makro dan mikronya daripada pupuk dari kotoran hewan ternak lainnya seperti kambing, sapi, maupun kerbau.

Seperti diketahui bahwa kandungan unsur Nitorgen (N) sangat berperan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe.

Untuk dosis pupuk kandang yang diberikan pada tanaman yang baru dipindah di lahan bedengan adalah cukup 1 genggam tangan orang dewasa/tanaman.

Itulah cara singkat saya saat melakukan perawatan tanaman cabai yang baru berusia dini (baru dipindah/ditanam). Semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk bapak/ibu tani di seluruh Indonesia.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PESAN SPONSOR