Bibit Jeruk Manis

JUAL BIBIT TANAMAN ONLINE

Dapatkan informasi harga bibit tanaman murah terbaru di Indonesia.

Penyebab Daun Pisang Berwarna Kuning, Kecokelatan, Kering, Menggulung, Lalu Pelepahnya Rusak

Permasalahan dalam bidang pertanian sangat kompleks sekali. Ini umumnya disebabkan karena faktor serangan hama dan penyakit. Hama pertanian memang sudah tidak asing lagi di dunia pertanian, termasuk penyakit pada tanaman budidaya tentu bukan kabar baru saja. Hama dan penyakit memang terbukti membuat hasil produktivitas pertanian menjadi turun. Ini bisa dilihat dari hasil panen berupa sayur mayur, umbi, batang, bunga dan juga buahnya.

Pada tanaman pisang, seringkali hama dan penyakit bertengger pada bagian daunnya. Hama yang seringkali muncul seperti ulat daun. Namun, gejala nekrotik seperti perubahan warna daun pisang dari semula hijau menjadi kuning. Ini biasanya para petani pisang menyebutnya gejala “klorosis”. Gejala klorosis ini merupakan gejala yang paling sering menimpa berbagai macam jenis tanaman perkebunan, termasuk tanaman pisang. Tanaman cabe, tomat, semangka, jagung, dan lainnya juga sering menderita karena penyakit klorosis ini.

Gejala klorosis ini bukan disebabkan karena bakteri, virus atau jamur, akan tetapi berkurangnya kadar klorofil daun akibat kekurangan unsur hara tertentu. Unsur hara yang dimaksud seperti Magnesium (Mg), Kalium (K), Kalsium (Ca), Nitrogen (N), serta Zn dan Fe (unsur besi). Semua unsur hara tersebut diduga merupakan komponen penting penyusun klorofil yang sekaligus membuat daun berwarna hijau. Itulah mengapa ketika daun pohon pisang berwarna kuning dan kecokelatan, menggulung, kering seperti terbakar ini terjadi karena kekurangan unsur hara di atas.

daun pisang berwarna kuning karena klorosis dan nekrosis.

Pertanyaan remaja, bapak atau ibu tani pasti mengarah kepada bagaimana cara penanganannya?

Untuk penanganan daun pisang yang berwarna kuning (dalam skala perkebuna), maka bapak ibu tani dapat memotong pada bagian pelepah pisang yang memiliki daun berwarna kuning tersebut. Pemotongan pelepah ini umumnya dilakukan secara rutin dan terjadwal untuk menekan penyebaran yang lebih banyak.

Selain cara di atas, maka bapak dan ibu tani dapat melakukan pemupukan pada tanaman pisang dengan pupuk-pupuk yang mengandung unsur Mg, N, P, K. Pemupukan tinggi kadar Nitrogen (N) ini sangat bagus agar memperbaiki tanaman yang daunnya kuning.

Gejala klorosis ini sebenarnya dapat berujung pada kerontokan daun (absisi), daun rusak, dan tanaman sulit berbuah. Pada beberapa kasus di lapangan, gejala klorosis ini akan berangsur-angsur mengarah ke gejala nekrosis dimana jaringan pada tumbuhan rusak, dan kematian pohon bisa terjadi secara mendadak dan tidak seperti biasanya.

Penanganan tanaman yang mengalami gejala klorosis dan nekrosis harus cepat ditangani dengan pemupukan di atas, serta membuang pelepah yang rusak akibat gejala tersebut. Dengan begitu, maka tanaman pisang yang dibudidaya akan terbebas dari gejala klorosis dan nekrosis yang membahayakan produktivitas tanaman untuk menghasilkan buah.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PESAN SPONSOR