Jarak Tanam Melon yang Ideal, Baik, dan Benar Sesuai Anjuran Petani Melon Profesional

Melon merupakan salah satu buah yang paling enak, manis, memiliki daging buah yang kenyal, harum, dan sangat cocok dijadikan jus dan berbagai olahan makanan dan minuman. Banyak sekali petani di Indonesia yang menanam melon dengan alasan harganya yang cukup mahal dan stabil di pasaran, serta produktivitasnya tinggi jika ditanam secara benar.

Dalam membudidaya melon, petani haruslah mengetahui terkait dengan tatacara menanam, pembibitan, olah tanah, hingga pada perawatan tanaman. Termasuk pengetahuan murni tentang jarak tanam melon yang ideal, baik, dan benar sesuai anjuran petani melon profesional sangatlah patut dicoba untuk hasil panen yang jauh lebih maksimal.

Tanaman Melon Berbuah Lebat
Pohon Melon Berbuah Lebat, Photo Kontributor Oleh: Ayah Petani.

Pembudidayaan melon sebaiknya dilakukan pada tanah yang tidak terlalu basah, artinya tanahnya cukup lembab, dan paling bagus tanaman melon dibudidaya di lahan bedengan yang di bagian atasnya diberikan perangkat mulsa plastik warna perak. Mulsa plastik ini sangat bagus sebagai sarana untuk menjaga kelembaban tanah. Selain itu, tiang ajir juga dibutuhkan dalam budidaya melon, selain sebagai penopang tanaman dan buah, tiang ajir juga sebagai tempat untuk menggantungnya buah-buah melon yang matang dan harum.

Adapun jarak tanam melon yang paling ideal adalah 50 – 60 cm, akan tetapi kebanyakan petani memakai jarak 60 atau bisa dilebihkan hingga jarak tanamnya menjadi 70 atau bahkan 75 cm sesuai dengan kebutuhan lahan. Mengetahui jarak menanam melon sangatlah penting sebagai landasan dasar dan strategi untuk hasil panen melon lebih berkualitas.

Sebagai gambaran informasi bahwa, semakin jarang jarak tanamnya, maka peluang terjadinya perebutan nutrisi antara tanaman satu dengan lainnya akan terhindar. Silakan baca juga artikel menarik lainnya, klik: Jarak Tanam Tomat Rampai dan Tomat Besar yang Baik dan Benar/Ideal.

PESAN SPONSOR