Cara Mengatasi Busuk Cabang dan Kuncup Pada Tanaman Cabai

Hama dan penyakit pada tanaman cabai sangat beragam, sehingga dalam pengendalian hama serta penyakit tersebut harus dilakukan secara bijaksana sehingga didapat hasil yang tepat sesuai diagnosa tanaman yang bersangkutan.

Pada tanaman cabai, ada salah satu organisme parasit yang dapat menyebabkan permasalahan khusus pada tanaman cabe, yakni terjadinya busuk kuncup dan busuk cabang.

Busuk cabang pada tanaman cabe lebih disebabkan karena aktivitas cendawan Phytophthora capsici yang menyerang pada waktu musim penghujan, serta penyebarannya begitu cepat. Sedangkan penyakit busuk kuncup disebabkan karena adanya cendawan Choanosearum sp. Penyakit ini masih jarang ditemukan di Indonesia, namun di beberapa negara bagian di Asia, seperti Jepang, Vietnam, Hongkong, Laos, Kamboja, penyakit ini sudah sangat terkenal di kalangan para petani horticulture. Gejala dari penyakit busuk kuncup pada tanaman cabe yakni tanaman berwarna hitam dan lama kelamaan akan mati.

Pohon Cabe Berbuah Lebat
Pohon Cabe Berbuah Lebat dan Sehat, Photo by: Ichin Sembalun

Cara pengendalian kedua penyakit di atas (busuk cabang dan busuk kuncup) adalah dengan mengurangi dosis pemupukan nitrogen seperti Urea, KCL, dan ZA. Selain itu, pengaturan jarak tanam sangat penting supaya sirkulasi udara berjalan optimal. Kemudian, tanaman yang terinfeksi penyakit yang telah disebutkan tersebut agar segera dicabut dan dibakar. Karena penyakit busuk kuncuk dan busuk batang disebabkan karena aktivitas cendawan/fungi/jamur parasit, maka pengendalian kimiawinya dapat diberikan fungisida yang memiliki perekat. Semoga informasinya berguna untuk anda. Selain itu, silakan baca juga: Jadwal Pemupukan Pada Tanaman Cabe yang Baik dan Benar.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PESAN SPONSOR