Nama Penyakit Menguningnya Daun Tumbuhan (Klorosis)

Nama penyakit menguningnya daun tumbuhan disebut sebagai klorosis. Klorosis ini dapat terjadi karena daun pada tanaman kehilangan pigmen warna hijau (klorofil). Seringkali peristiwa klorosis ini menimbulkan dampak buruk bagi tanaman, baik secara penampilan maupun secara fungsi strukturnya. Daun tanaman yang berwarna kuning seringkali membentuk seperti bercak-bercak kuning yang menyebar di area permukaan daun. Terkadang warna seringkali selang-seling hijau kuning, dengan warna kuning yang secara perlahan akan berubah warna lagi menjadi kecokelatan, bahkan hitam. Efek selanjutnya yang lebih parah dari peristiwa klorosis ini yaitu sel-sel daun akan mati permanen, ditandai dengan daun yang mengering, tangkai daun putus/rusak dan daunnya berguguran secara massal.

Klorosis ini sebenarnya penyakit pada tanaman yang dapat disembuhkan baik secara total atau hanya sebagai pencegahan saja. Bahkan, para petani sering sulit mencarikan formulasi obat/pupuk yang tepat untuk melawan gejala klorosis ini. Tanaman yang terserang klorosis biasanya akan menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman yang kurang sehat. Bahkan, tanaman bisa saja tumbuh kerdil, perkembangan buah terhambat sehingga produktivitas hasil panen bisa menurun secara drastis. Oleh sebab itu, banyak petani di daerah-daerah sering mengeluhkan gejala ini, dan hampir sulit mengatasi klorosis secara totalitas.

Daun pare belut saya beri pupuk dengan kandungan N,P,K agar tidak klorosis
Daun pare belut saya beri pupuk dengan kandungan N,P,K agar tidak klorosis, (Doc. Wahid Priyono, S.Pd.)

Untuk mencegah dan mengendalikan klorosis ini, petani bisa memberikan tanaman dengan pupuk yang mengandung unsur N, P, K, Ca, Zn, Mg, dalam jumlah yang cukup tinggi. Pemberian pupuk ini bisa diberikan secara bertahap setiap 2 minggu sekali, dicek, dipantau. Dosisnya bisa sekitar 1 sendok/tanaman/umur di atas 40 hari (misalnya pada cabe, tomat, semangka, waluh, pare belut/pare biasa, gambas, terong, mentimun, kacang tanah, dan lain sebagainya).

Jika pemberian pupuk dilakukan secara baik dan benar, maka biasanya tanaman akan pulih kembali, muncul tunas dan daun baru berwarna hijau. Sementara daun yang sebelumnya kuning akan rontok dan digantikan dengan daun yang baru. Pemberian pupuk sebagai pencegahan klorosis ini juga terbukti ampuh mengurangi klorosis hingga 40%. Silakan baca juga referensi terkait: https://tipspetani.com/cara-membuat-daun-tanaman-agar-hijau-dan-subur-permanen/

PESAN SPONSOR