Macrophotograph of root nodules on the roots of white clover, ^ITrifolium repens^i, caused by the nitrogen- fixing bacteria ^IRhizobium ^I^Itrifolii^i. The bacteria convert atmospheric nitrogen into a usable organic form, something the clover cannot do itself, but which is imperative for its survival. Bacteria infect the plant through root hairs, forming an infection thread, which conveys them from the entry point to the nodule site. Here they divide repeatedly, swell, and are renamed bacteroids. The nodule consists of a central region filled with bacteroids surrounded by a spongy region, the cortex. Magnification: x0.6 at 35mm size.

Pengaruh Bakteri Rhizobium leguminosarum Terhadap Tanaman Pertanian

Rhizobium merupakan bakteri anaerob yang memiliki bentuk batang dan koloninya bewarna putih. Rhizobium merupakan penambat nitrogen di dalam tanah dan memiliki asosiasi simbiotik dengan sel akar. Bakteri rhizobium ini masuk melalui bulu-bulu akar kacang-kacangan/polong-polongan yang kemudian merangsang terbentuknya jaringan tumbuh menyerupai kutil-kutil. Rhizobium hidup di dalam akar dan mendapatkan makanannya dari akar yang dinaunginya.

 Bakteri Rhizobium pada nodul akar tanaman kacang-kacangan
Bakteri Rhizobium pada nodul akar tanaman kacang-kacangan (Sumber foto: sciencephoto.com)

Adapun jenis bakteri rhizobium yang berperan baik bagi tanaman yaitu bakteri Rhizobium leguminosarum. Bakteri ini termasuk bakteri yang dapat memberikan nilai tambah dalam bidang bioteknologi pertanian. Bakteri rhizobium ini mampu bersimbiosis pada bintil akar tanaman polon-polongan atau kacang-kacangan, sehingga keberadaan bakteri ini sangat penting. Bakteri ini juga dapat menyuburkan tanah serta penting dalam hal pemfiksasi nitrogen yang ada di udara. Rhizobium juga digunakan sebagai pupuk hayati.

Penggunaan pupuk rhizobium ini adalah cara yang ramah lingkungan. Jika penggunaan rhizobium diteruskan sebagai pupuk hayati maka lahan marginal yang berada di Indonesia mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara dalam tanah (Simarmata dalam Purwaningsih, 2015). Penggunaan rhizobium ini memiliki beberapa keuntungan diantaranya yaitu, dapat menyuburkan tanah, karena bakteri ini berperan penting dalam daur nitrogen, dapat menuburkan tanaman, serta beberapa peneliti percaya bahwa rhizobium dapat membantu pembusukan unsur hara dalam tanah.

Sumber Rujukan:

Purwaningsih, Sri. 2015. Pengaruh Inokulasi Rhizobium Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kedelai (Glycine max L) Varietas Wilis di Rumah Kaca (Effect of Rhizobium Inoculatiom in The Growth of Iglycine max  L. Wilis variety in Green House). Berita Biologi, 14(1): 69-76.

Priyono, Wahid. 2016. 8 Manfaat Bakteri Rhizobium leguminosarum dalam Bidang Pertanian. Diakses pada Senin, 16 September 2019, pukul 09:57 WIB, pada situs http://guruilmuan.blogspot.co.id/2016/06/8-manfaat-bakteri-rhizobium.html,

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *