Penyiangan dan Penggemburan Lahan (Pendangiran) Tanah di sekitar pohon pisang harus dibersihkan dari rumput pengganggu/gulma, sekaligus digemburkan dengan menggunakan cangkul kecil (koret). Penggemburan tanah tidak boleh terlalu dalam
Buah pisang yang telah dipanen dalam kondisi tua namun belum matang, maka perlu sekali dilakukan tindakan pemeraman buah pisang, baik secara tradisional maupun melalui pengemposan. Tujuannya adalah supaya
Sebulan sebelum penanaman, tanah galian dikembalikan. Tanah bagian bawah (sebelah kiri) masuk lebih dahulu baru kemudian tanah bagian atas dicampur pupuk kandang 8 – 10 kg bagi lubang
Pembuatan lubang tanam dilaksanakan 1-3 bulan sebelum tanam. Oleh karena penanaman yang baik dilakukan pada awal musim penghujan (labuhan), maka pembuatan lubang dilaksanakan sekitar bulan Agustus – September.
Selain dari anakan pisang, bibit juga bisa diperoleh dari bonggol tanaman pisang. Belahan bonggol ini disebut bit. Pembibitan dengan menggunakan bonggol mempunyai keuntungan-keuntungan seperti berikut. Dalam waktu singkat
Bibit anakan Tanaman pisang selalu diperbanyak secara vegetatif dengan memakai anakan (sucker) yang tumbuh dari bonggolnya. Ada empat jenis anakan pisang seperti diuraikan berikut. Bibit rebung berupa tunas
Banyak sekali peranan bakteri menguntungkan yang dimanfaatkan dalam bioteknologi pertanian, sebab peranannya sangat baik dan mampu membantu dalam aktivitas fisiologis suatu tanaman budidaya pertanian tertentu, seperti mampu menyuburkan
Pembibitan cabe melalui proses penyemaian merupakan langkah awal untuk memperoleh bibit muda yang siap ditanam di lahan terbuka (bedengan bermulsa). Bibit cabe yang disemai sebaiknya berasal dari biji
Pencegahan secara alamiah bisa juga menggunakan agen hayati (biopestisida) yakni menggunakan kristal BT yang memiliki komposisi bakteri Bacillus thuringiensis dalam pembasmian hama. Kristal BT ini banyak dijual di