Tipspetani.com: “Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai”
-
Mekanisme Proses Perkecambahan Biji Tanaman Dikotil (Spermatophyta)
Proses pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan selalu diawali dengan proses perkecambahan biji. Fisiologis perkecambahan biji merupakan proses berakhirnya masa dormansi (istirahat) pada biji. Masa dormansi biji merupakan masa-masa ketika sel-sel penyusun biji tidak aktif membelah, atau dengan kata lain biji sedang melakukan masa istirahat sebelum melakukan pembelahan sel. Biji yang mengalami masa dormansi bukan berarti…
-
Bioinsektisida Baculovirus, Sebagai Pengendali Hama dan Penyakit pada Tanaman Budidaya
Bioinsektisida Baculovirus digunakan untuk memberantas hama tanaman budidaya, seperti hama ulat penggerek pada tanaman jagung, kumbang kentang, hama pada tanaman kapas, kutu dan kumbang daun, serta beberapa jenis insekta parasit lainnya. Baculovirus yang termakan oleh serangga tidak menyebabkan serangga langsung mati, sehingga virus ini dapat ditularkan kepada serangga lainnya. Namun, pada kondisi-kondisi tertentu, para petani…
-
4 Varietas Bakteri Bacillus Thuringiensis (Bt) yang Dijadikan Biopestisida
Bakteri baik dalam dunia pertanian yang mampu membantu para petani untuk penanggulangan/pencegahan tanaman budidaya dari serangan hama maupun penyakit yaitu menggunakan bakteri Bacillus thrungiensis (Bt). Bacillus thrungiensis banyak sekali dijual di pasaran secara legal dan komersil, sehingga anda sebagai seorang petani bisa memperoleh varietas Bt secara mudah, praktis, dan tidak menyulitkan anda. Adapun varietas bakteri…
-
Kultur Jaringan (Mikropropagasi) pada Tumbuhan/Tanaman Budidaya Pertanian
Kultur jaringan (mikropropagasi) pada tumbuhan merupakan salah satu contoh perbanyakan tanaman secara vegetatif berdasarkan ciri/sifat totipotensi. Totipotensi yaitu kemampuan setiap sel tumbuhan untuk tumbuh menjadi individu baru secara sempurna. Kultur jaringan dilakukan dengan cara mengisolasi bagian dari tanaman seperti sekelompok sel/jaringan yang ditumbuhkan pada media yang kaya akan nutrisi dengan kondisi aseptik sehingga bagian tanaman…
-
Cara Pencegahan Penyakit, Hama, dan Mikroba Parasit Tanaman Budidaya
Hama , penyakit, dan mikroorganisme (mikroba) parasit pada tanaman budidaya memang harus disingkirkan. Jika tidak disingkirkan, maka akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman, serta dapat merusak struktur organ tanaman, baik organ akar, batang, daun, bunga, maupun buah. Setiap hama, penyakit, dan miroba parasit misalnya virus tentu saja mempunyai karakteristik berbeda-beda, serta gejala setiap tanaman yang…
-
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi/Memicu Proses Perkecambahan Biji
Proses perkecambahan pada biji sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, seperti: total kandungan air, oksigen, suhu, hormon, serta cahaya. Selama perkecambahan biji, air sangat diperlukan dalam proses perkecambahan biji untuk mengaktifkan beberapa enzim-enzim khusus seperti alfa amilase, protease, lipase, dan lain sebagainya. Oksigen diperlukan untuk proses oksidasi makanan di dalam sel untuk memperoleh energi (ATP)…
-
Feromon Insekta Hasil Manipulasi Sebagai Pengendali Hama dan Penyakit Pada Tanaman Budidaya Pertanian
Dalam pengendalian sejumlah hama dan penyakit di suatu ekosistem pertanian, maka dapat digunakan penyemprotan feromon insekta yang sudah dimanipulasi melalui bioteknologi modern di bidang pertanian. Feromon merupakan substansi kimiawi yang dikeluarkan oleh suatu organisme tertentu sebagai sinyal untuk berkomunikasi secara kimia dengan sesamanya dalam satu spesies. Sebagai contohnya, saat lebah diusik/diganggu oleh manusia maka lebah…
-
Contoh Tumbuhan Tahan Herbisida dan Tahan Perubahan Cuaca
Beberapa jenis tanaman budidaya pertanian ada yang memang tahan terhadap suatu senyawa kimia tertentu yang berasal dari produk obat pertanian, seperti pupuk anorganik maupun pestisida. Ada juga jenis tanaman budidaya yang memang tahan terhadap perubahan cuaca, sekalipun cuacanya ekstrem, maka tanaman tersebut tetap tumbuh dan berkembang secara baik. Adapun contoh tumbuhan/tanaman budidaya yang tahan terhadap…
-
4 Cara Pengendalian OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)
OPT yang biasanya disingkat/disebut-sebut oleh petani sebagai hama atau organisme pengganggu tanaman merupakan parasit patogen yang dapat menginfeksi tanaman budidaya dan memberi dampak negatif bagi produktivitas hasil pertanian hortikultura. Dampak buruk bagi tanaman yang terinfeksi OPT adalah tanaman akan mengalami kerusakan baik itu pada organ tanamannya, menggangu proses metabolisme sel, atau mengganggu proses fisiologis pada…