Mikroorganisme Tanah – Alga, BGA (Algae)

Alga hadir di sebagian besar tanah dimana kelembaban dan sinar matahari tersedia. Jumlah mereka di tanah biasanya berkisar antara 100 sampai 10.000 per gram tanah. Mereka adalah organisme fotototrofik, aerobik dan mendapatkan CO2 dari atmosfer dan energi dari sinar matahari dan mensintesis makanan mereka sendiri. Mereka uniseluler, berserabut atau kolonial. Alga tanah terbagi menjadi empat kelas utama atau filum sebagai berikut:

1. Cyanophyta (ganggang biru-hijau)
2. Chlorophyta (ganggang hijau)
3. Xanthophyta (ganggang hijau kuning)
4. Bacillariophyta (diatom atau alga coklat keemasan)

Dari keempat kelas ini / phyla, alga biru-hijau dan alga hijau lebih banyak terdapat di tanah. Ganggang hijau dan diatom dominan di tanah beriklim sedang sedangkan alga biru-hijau mendominasi di tanah tropis. Ganggang hijau lebih memilih tanah asam sedangkan alga hijau biru biasa ditemukan di tanah netral dan alkali. Genera yang paling umum dari alga hijau yang ditemukan di tanah adalah: Chlorella, Chlamydomonas, Chlorococcum, Protosiphon dll dan diatom adalah Navicula, Pinnularia. Synedra, Frangilaria.

sifat fisik tanah
Tanah gembur / tanah liat hitam kaya mikroba tanah bagus untuk sistem bertanam tumpang sari (tipspetani.com)

Ganggang hijau biru adalah uniseluler, prokariot fotoautotrofik yang mengandung pigmen phycocyanin selain klorofil. Mereka tidak memiliki flagella dan tidak bereproduksi secara seksual. Mereka umum tinggal/hidup di tanah netral sampai alkali.

Genera dominan BGA di dalam tanah adalah: Chrococcus, Phormidium, Anabaena, Aphanocapra, Oscillatoria dll Beberapa BGA memiliki sel khusus yang dikenal sebagai “Heterocyst” yang merupakan lokasi fiksasi nitrogen. BGA memperbaiki nitrogen (non-simbiosis) pada sawah padi / air sawah (20-30 kg / ha / musim). Ada beberapa BGA tertentu yang memiliki karakter fiksasi nitrogen simbiosis dalam hubungannya dengan organisme lain seperti jamur, lumut, selubung hati dan pakis air (Azolla pinata), misalnya asosiasi Anabaena-Azolla memperbaiki nitrogen secara simbiosis di sawah dan beberapa tanaman perkebunan.

Fungsi/Manfaat/peran ganggang/Alga atau BGA:

1. Memainkan peran penting dalam pemeliharaan kesuburan tanah terutama di tanah tropis.

2. Tambahkan bahan organik ke tanah saat mati dan dengan demikian meningkatkan jumlah karbon organik di dalam tanah.

3. Sebagian besar alga tanah (terutama BGA) bertindak sebagai penyemen agen dalam mengikat partikel tanah dan dengan demikian mengurangi / mencegah erosi tanah.

4. Mucilage yang disekresikan oleh BGA bersifat higroskopis dan dengan demikian membantu dalam meningkatkan kapasitas retensi air tanah untuk waktu / periode yang lebih lama.

5. Alga tanah melalui proses fotosintesis membebaskan sejumlah besar oksigen di lingkungan tanah sehingga memudahkan aerasi di tanah yang terendam atau mengoksigenasi lingkungan tanah.

6. Mereka membantu dalam memeriksa hilangnya nitrat melalui pencucian dan pengeringan terutama di tanah yang tidak dipotong.

7. Mereka membantu dalam pelapukan batuan dan membangun struktur tanah. Silakan baca juga: Mikroorganisme Tanah: Actinomycetes.

PESAN SPONSOR