Jarak Tanam Terong Lalap, Terong Ungu, dan Lain Sebagainya

Terong merupakan jenis tanaman hortikultura dari kelompok solonaceae (sebangsa terung-terungan). Terong banyak dibudidaya oleh masyarakat petani di Indonesia sebab mudah dalam perawatannya. Banyak ragam dan jenis terong yang ditanam seperti terong lalap, terong ungu, terong besar, dan lain sebagainya.

Saat bertanam terong, penting sekali seorang petani mengetahui jarak tanam terong lalap, terong ungu dan lain sebagainya. Sebab jarak menanam terong yang ideal akan menentukan tingkat kesuburan tanaman dalam memanfaatkan unsur hara dalam tanah. Serta semakin rapat jarak tanam, maka penyerapan nutrisi/unsur hara akan semakin bersaing, begitupun sebaliknya.

Tanaman Terong
Tanaman Terong Lalap Mulai Berbuah. (Photo Original Oleh: Wahid Priyono, S.Pd.)

Umumnya, di lapangan sering dijumpai jika jarak tanam terong terlalu rapat maka hasil panen kurang baik, buahnya kurang ideal, pohonnya kurang bagus bahkan ada yang kurus. Hal ini mungkin dapat terjadi karena adanya kompetisi dalam perebutan unsur hara di antara satu pohon dengan pohon lainnya.

Untuk jarak tanam terong antara tanaman satu dengan lainnya yang baik dan benar yakni 40 cm. Jarak tanam ini cukup ideal, dan memang terbukti mampu menghasilkan buah lebih banyak. Selain itu, pertumbuhan dan perkembangan tanaman jauh lebih sempurna. Selamat dipraktekan, semoga informasi ini bermanfaat. Silakan baca juga: Jenis Bakteri Pemfiksasi Nitrogen Bebas di Udara.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *