Cara Mencegah Erosi Tanah Pada Lahan Bedengan di Musim Penghujan

Penggunaan mulsa plastik pada aplikasi budidaya tomat rampai ternyata mencegah erosi tanah
Penggunaan mulsa plastik pada aplikasi budidaya tomat rampai ternyata mencegah erosi tanah

Pengikisan tanah (erosi) bisa saja terjadi sewaktu-waktu terutama pada musim penghujan. Curah hujan yang tinggi terkadang bisa membuat lahan tanam (bedengan) lebih banyak tergenang air, sehingga tanah yang ada di atasnya akan mudah tergerus jika perendaman lahan bedengan terjadi dalam tempo yang lama. Pencegahan erosi tanah pada lahan bedengan dapat dicegah oleh petani melalui beberapa cara seperti:

  • Memastikan bahwa tinggi air yang menggenangi pada lahan bedengan setidaknya 1/3 dari tinggi lahan bedengan;
  • Selalu menggunakan mulsa plastic/mulsa organik ketika melakukan budidaya tanaman. Mulsa terkenal sangat baik untuk menjaga kelembaban tanah, mencegah erosi dan pengikisan tanah yang tidak terduga-duga oleh petani;
  • Mengatur drainase air selama musim penghujan, jadi setiap lahan bedengan tergenangi air tidak lebih dari 1/3 tinggi lahan bedengan;
  • Pada lahan miring di sekitar area perbukitan/pegunungan, maka buatlah teras sering ;
  • Melakukan pembumbunan pada tanaman sehingga mengurangi erosi dalam waktu yang cepat ketika curah hujan tinggi;
  • Untuk mencegah dampak erosi yang parah, maka beberapa tanaman pertanian bisa diberi tiang ajir/lanjaran. Seperti misalnya pada tanaman cabe, kacang panjang, buncis, mentimun, tomat, gambas/oyong, dan lain sebagainya. Tiang ajir ini fungsinya sebagai penyanggah tanaman agar tumbuh lebih kokoh pada tempatnya masing-masing.

Pencegahan erosi (pengikisan tanah) ketika musim penghujan ini sangat penting diketahui agar tanaman yang ditanam tidak mudah rusak ataupun gagal panen. Dan sebagai petani mengetahui cara pencegahan dini terhadap erosi selama musim hujan penting diketahui secara seksama. Semoga bermanfaat.

PESAN SPONSOR