Cara Budidaya Bunga Anggrek yang Sangat Menguntungkan Bagi Petani

Bunga anggrek mempunyai banyak spesies sebagai contoh ada anggrek bulan, anggrek sumatera, anggrek larat, dan masih banyak jenis yang lainnya. Anggrek merupakan jenis tanaman hias yang memiki kecepatan pertumbuhannya sangat tergantung dari faktor dalam anggrek itu sendiri dan lingkungan dimana anggrek tersebut ditanam.

Faktor dalam yang mempengaruhi pertumbuhan anggrek yaitu faktor genetis atau jenis anggrek (anggrek alam atau anggrek silangan).  Anggrek alam merupakan jenis anggrek dengan pertumbuhan dan proses pembungaannya relatif lebih lambat tanpa adanya perlakuan perawatan khusus. Beda halnya dengan anggrek silangan, yakni pertumbuhan dan pembungaannya relatif lebih cepat. Sementara itu, ada faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan anggrek seperti halnya intensitas penyinaran mentari pagi, suhu/temperatur lingkungan sekitar, kelembaban udara, kebutuhan air, pupuk (nutrisi), serta kecocokan tempat dan media tumbuh, sirkulasi udara (ventilasi), maupun serangan hama dan penyakit pada tanaman anggrek itu sendiri.

Cara Budidaya Bunga Anggrek yang Sangat Menguntungkan
Cara Budidaya Bunga Anggrek yang Sangat Menguntungkan

Dilihat dari habitat tumbuhnya, tanaman anggrek diklasifikasikan menjadi anggrek epifit, anggrek terestrial, anggrek litofit, dan anggrek saprofit. Tanaman anggrek yang hidup menempel pada tanaman lain namun tidak merugikan tanaman yang ditempelinya diklasifikasikan dalam anggrek berjenis epifit. Adapun contoh jenis anggreknya adalah dendrobium, phalaenopsis (anggrek bulan), vanda, oncidium dan cattleya.Sedangkan anggrek terestrial adalah jenis anggrek yang tumbuh di atas tanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung. Contoh anggrek ini adalah Renanthera, aranda, aranthera, arachnis dan vanda. Anggrek litofit adalah anggrek yang tumbuh pada batuan dan tahan terhadap cahaya matahari penuh. Misalnya: dendrobium phalaenopsis. Sedangkan anggrek saprofit yaitu anggrek yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau dedaunan kering serta membutuhkan sedikit cahaya matahari. Contohnya adalah goodyera.

Karakteristik Tanaman Bunga Anggrek

Setiap variasi bunga anggrek memiliki karakteristik tersendiri. Anda harus mengetahui tentang karakteristik tumbuhan anggrek, hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam membedakan mana yang tergolong sebagai bunga anggrek dan mana yang bukan bunga anggrek. Berikut akan saya ulas mengenai karakteristik bunga anggrek secara umum, padahal sebenarnya setiap varian jenis anggrek memiliki karakteristik khusus yang membedakan antara anggrek yang satu dengan anggrek yang lain, namun untuk kesempatan kali ini saya hanya akan mengulas karakteristik dari bunga anggrek secara umum. Karakteristik nya adalah sebagai berikut :

  • Bunga anggrek dapat hidup disituasi cahaya matahari tertentu
  • Bunga anggrek tidak mempunyai akar serabut yang ada di dalam
  • Bunga anggrek memiliki jamur akar atau yang sering disebut dengan mikoroza yang terdapat di permukaan akar
  • Bunga anggrek mempunyai batang yang berbentuk beruas- ruas
  • Bunga aggrek yang hidup di dalam tanah mempunyai batang yang pendek
  • Bunga anggrek memiliki daun berbentuk oval dan memiliki tulang daun yang sama dengan bentuk daunnya yaitu memanjang
  • Bunga anggrek terlihat dari tangkai yang bersifat memanjang dan bunga anggrek bersifat majemuk
  • Bunga pada bunga anggrek memiliki bentuk simetri bilateral
  • Bunga anggrek menghasilkan buah yang berbentuk seperti kapsul dan memiliki warna hijau
  • Biji yang dihasilkan oleh bunga anggrek bentuknya sangat kecil
  • Akar pada bunga anggrek mempunyai organ organ yang memiliki daging atau sering disebut dengan sekulen

Syarat Tumbuh Tanaman Bunga Anggrek

Ada beberapa hal yang berkaitan dengan pertumbuhan tanaman anggrek supaya dapat tumbuh dengan baik , antara lain:

1. Iklim

  • Angin tidak & curah hujan terlalu berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman anggrek.
  • Sinar matahari sangat dibutuhkan sekali bagi tanaman ini. Kebutuhan cahaya berbeda-beda tergantung pada jenis tanaman anggrek.
  • Suhu minimum untuk pertumbuhan anggrek adalah 12,7 o C. Namun, jika suhu udara malam berada di bawah 12,7 oC, maka daerah tersebut tidak dianjurkan utk ditanam anggrek (di dataran tinggi Dieng).
  • Tanaman anggrek tidak cocok dalam suasana basah terus menerus, akan tetapi menyukai kelembaban udara di siang hari 65-70 %.

2. Media Tanam

Terdapat 3 jenis media untuk tanaman anggrek, yaitu:

  1. Media untuk anggrek Ephytis & Semi Ephytis terdiri dari:
  • Serat Pakis yg telah digodok.
  • Kulit kayu yg dibuang getahnya.
  • Serabut kelapa yg telah direndam air selama 2 minggu.
  • Potongan batang pohon enau.
  • Arang kayu .
  • Pecahan genting/batu bata.
  • Bahan-bahan dipotong menurut ukuran besar tanaman & akarnya. Utk anggrek Semi Epirit yg akarnya menempel pada media utk mencari makanan, perlu diberi makanan tambahan seperti kompos, pupuk kandang/daun-daunan.
  1. Media untuk tanaman anggrek terrestrial : Jenis anggrek ini hidup di tanah maka perlu ditambah pupuk kompos, sekam, pupuk kandang, darah binatang, serat pakis & lainnya.
  2. Media untuk pohon anggrek semi terrestrial : Bahan utk media anggrek ini perlu pecahan genteng yg agak besar, ditambah pupuk kandang sekam/serutan kayu. Dipakai media pecahan genting, serabut kayu, serat pakis & lainnya. Derajat keasaman air tanah yg dipakai adalah 5,2.

 3. Ketinggian Tempat

Ketinggian tempat yg cocok bagi budidaya tanaman ini dpt dibedakan menjadi 3 macam yaitu:

1. Anggrek panas (ketinggian 0-650 m dpl) :

Anggrek panas memerlukan suhu udara 26-30 derajat C pada siang hari, 21 derajat C pada malam hari, dgn daerah ketinggian 0-650 meter dpl. Contoh jenis anggrek ini adalah:

  • Dendrobium phalaenopsis
  • Onchidium Papillo
  • Phaphilopedillum Bellatum

2. Anggrek sedang (ketinggian 150-1500 m dpl) :

  • Anggrek sedang pada suhu udara siang hari 21 derajat Celcius & 15–21 derajat Celcius,pada malam hari, dgn ketinggian 150-1500 m dpl.
  • Anggrek dingin (lebih dari 1500 m dpl): Anggrek dingin jarang tumbuh di Indonesia, tumbuh baik pada suhu udara 15-21 derajat C di siang hari & 9–15 derajat C pada malam hari, dgn ketinggian = 1500 m dpl. Contoh: anggrek jenis Cymbidium.

4. Cara Menanam Bunga Anggrek

Penanaman dengan metode di pot:

Adapun bahan-bahan yang dibutuhkan untuk menanam dipot adalah :

1. Penanaman Anggrek dengan media Pot Plastik,Pot Tanah dan Pot Semen.

Pot yang akan dipakai sebaiknya pot baru tapi bisa jua menggunakan pot bekas namun harus dengan perlakuan terlebih dahulu. Pot bekas biasanya ditumbuhi lumut, jamur bahkan mungkin bakteri. Dan mungkin pot telah asam. Untuk itu harus dibersihkan sampai betul-betul bersih.

2. Tiang penahan batang tanaman.

Lebih baik dibuat dari kawat dengan diameter 2~4 mm. Disamping kokoh juga tahan lama. Fungsi dari tiang ini adalah untuk menyangga tanaman agar tidak goyang saat penyiraman atau perlakuan lainnya. Sehingga pertumbuhan akar tidak terganggu. Tiang penyangga dapat dilepas bila tanaman sudah menempel kuat pada pot.

3. Media tanam.

Media tanam yang saya ketahui untuk menanam anggrek yaitu, potongan pakis, arang kayu, sabut kelapa.

Cara menanam Anggrek dengan memakai Pot caranya:

  • Pasang tiang penahan sampai menyentuh dasar pot.
  • Kemudian masukkan media arang kayu atau potongan atu bisa juga dengan sabut kelapa.
  • Setelah itu tanaman anggrek diletakkan diatas media dan akar diatur supaya menyebar rata. Jangan lupa batang tanaman diikat pada tiang penyangga.
  • Yang terakhir diatas akar ditambah media lagi secukupnya. Perlu diingat, jangan sampai batang tanaman tertimbun oleh media. Ups, ada tambahan nih, buat yang memakai media Pot Pelastik bagian dasar pot Isi pot dengan pecahan batu bata atau genteng secukupnya, bisa sampai 1/3 tinggi pot. Ini untuk memperberat pot dan untuk penyaring juga
  1. Cara perawatan Bunga Anggrek

 Berikut ini merupakan tips merawat tanaman Anggrek dalam rumah:

  • Menempatkan tanaman Anggrek di tempat yang terkena sinar matahari secara alami tetapi tidak boleh terlalu panas

Intinya tempat yang ideal adalah menempatkannya di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

  • Membeli lampu ruangan.

Hal ini dimaksudkan ketika seorang penanam menempatkan tanaman Anggrek di dalam ruangan dan mencegah agar tanaman Anggrek di dalam rumah tidak kekurangan cahaya.

  • Menjaga agar tanaman Anggrek tetap lembab

Sebagai tanaman tropis, tanaman Anggrek perlu dijaga agar tetap lembab.

  • Menanam Anggrek di dalam pot yang lebih kecil

Hal ini dikarenakan akar tanaman Anggrek yang halus dan memerlukan pot dengan ukuran lebih kecil agar leluasa dalam berkembang.

  • Memberi pupuk

Sebagai tanaman, Anggrek juga memerlukan pupuk. Gunakanlah pupuk khusus untuk Anggrek dan atau pupuk untuk tanaman tropis.

Kelima poin tersebut merupakan tips merawat tanaman Anggrek. Tentu saja ada hal penting sebelum seseorang melakukan hal tersebut. Satu langkah sebelum merawatnya adalah mengetahui bagaimana cara menanam Anggrek. Kaum hawa terutama pecinta tanaman Anggrek perlu kiranya mengetahui hal ini. Mengapa? Hal tersebut disebabkan biasanya lebih puas memiliki tanaman yang ditanam sendiri ketimbang beli atau ditanam oleh tukang kebun.

Lalu bagaimana sebenarnya cara menanam Anggrek tersebut? Terdapat dua gaya dalam menanam tanaman Anggrek ini. Kedua gaya tersebut yaitu di tanam di dalam pot dan atau ditempel. Kedua gaya tersebut bukan merupakan hal yang aneh sebab tanaman Anggrek merupakan tanaman hias. Berikut ini merupakan cara menanam masing-masing gayanya.

  • Menanam di dalam pot

Pemilihan pot bagusnya adalah pot tanah atau pot plastik.

  • Membuat tiang untuk penahan batang tanaman

Sebagai tanaman yang menjalar, diperlukan tiang untuk menyangganya. Selain itu, fungsi pembuatan tiang juga untuk memelihara dan membentuk tanaman Anggrek sesuai dengan keinginan si penanam.

  • Media tanam

Media tanam yang cocok untuk menanam tanaman Anggrek yaitu; arang kayu, potongan pakis, pecahan batu bara atau genteng, dan potongan sabut kelapa.

  • Menanam dengan ditempel

Gaya tanam ini lebih mudah dibandingkan dengan menanam di dalam pot. Tidak dibutuhkan media untuk menanam dengan gaya ditempel. Medianya sudah langsung pohon dan atau papan lukis. Selain itu, lebih bagus jika tanaman Anggrek yang dipilih di dalam gaya tempel merupakan tanaman Anggrek yang memiliki batang tidak terlalu panjang.

Baik dengan gaya ditempel maupun ditanam di dalam pot, nyatanya menanam tanaman Anggrek tidaklah sulit. Setiap orang terutama kaum hawa bisa mencobanya. Jika sudah sukses dengan cara menanamnya, lakukanlah tips merawat tanaman Anggrek agar tanaman tersebut tumbuh dan berkembang dengan baik.

  1. Cara Pemasaran Bunga Anggrek

 Ketika anda sudah berhasil membudidayakan tanaman anggrek, maka langkah selanjutnya adalah mencari cara untuk menjualnya. Bagaimana anda menarik konsumen agar mau membeli bunga anggrek anda adalah hal penting perlu untuk anda pikirkan. Anda bisa menerapkan potongan harga misalnya, atau sistem antar jemput, dan lain sebagainya. Selain itu, anda juga harus melengkapi berbagai amcam kebutuhan anggrek mulai dari pupuk, media, obat, dan lain sebagainya.

Untuk memasarkan tanaman anggrek ini, anda bisa memakai cara yang digunakan oleh para pebisnis tanaman hias yang lainnya, agar tanamn hias laku banyak terjual. Beberapa tipsnya bisa anda simak sebagai berikut:

  1. Berjualan Keliling

Cara ini memang sangatlah konvensional, namuan tak ada salahnya anda mencobanya. And bisa menggunakan gerobak atau juga mobil dan berkeliling ke perumahan untuk menawarkan anggrek anda. dengan sisitem seperti ini, maka anggrek bulan yang anda jual sangat terbatas.

  1. Berjualan di pinggir jalan

Dengan model ini tentunya lebih ramai. Misalnya anda bisa berjualan di pasara tiban. Jika di Jogja, maka ada SunMor atau Sunday Morning yang sangat ramai ketika hari Minggu.

  1. Sistem grosir

Sistem grosir ini biasanya digunakan oleh para nursery yang sudah besar. Dengan sistem ini tentunya tanaman anggrek akan lebih cepat laku, karena yang berbelanja kebanyakan adalah para grosiran, sehingga langsung membeli dalam jumlah yang cukup banyak. Dan harganya juga lebih murah dibandingkan harga ecer. Ketika anda hendak menerapkan sistem ini, maka anda harus menyiapkan modal yang tidak sedikit.

  1. Berjualan di sentra tanaman

Senra tanaman adalah sebuah tempat dimana sekumpulan para pedagang tanaman berkumpul menjadi satu dan berjualan di lingkungan tersendiri. Di dalam sebuah komunitas ini, biasanya hanya akan menjual satu jenis tanaman atau bisa juga dengan cara menstandardkan harga, tergantung dari kesepakatan komunitas tersebut. Misalnya ketika anda mencari tanaman hias yang berasal dari family araceae, anda bisa datang ke Kebun Araceae, dan sebagainya.

  1. Mendirikan Super Market

Dengan mendirikan super market atau kios bunga, tentunya akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun dengan sistem ini anda bisa menampilkan lebih banyak jenis bunga anggrek, sehingga konsumen bisa mendapatkan pilihan yang beragam. Bahkan keuntungan lainnya, anda bisa menerapkan konsinyasi bagi pedagang anggrek lain untuk ikut memajang anggreknya di toko anda, sehingga anda akan mendapatkan keuntungan tambahan. Tempat yang strategis dan biaya yang mahal adalah konsekuensi yang harus anda bayar.

PESAN SPONSOR