5 Cara/Syarat Supaya Tanaman Tabulampot Rutin Berbuah Lebat

Tabulampot (Tanaman buah di dalam pot) merupakan jenis tanaman tertentu yang dibudidaya di dalam pot. Pot untuk tabulampot dapat terbuat dari kayu, karung, drum, pot plastik atau bentuk lainnya yang terpenting cukup untuk menampung besarnya tanaman. Di daerah perkotaan dengan lahan yang terbatas (sempit), maka tabulampot bisa menjawab permasalah tersebut. Tabulampot kini mulai populer di perkotaan sebab dengan sistem ini, maka berkebun dapat dilaksanakan di lahan terbatas. Jadi, berkebun tidak harus di lahan yang luas (berhektar-hektar).

Cara/Syarat Supaya Tanaman Tabulampot Rutin Berbuah Lebat
Cara/Syarat Supaya Tanaman Tabulampot Rutin Berbuah Lebat (Doc. Wahidi)

Jika anda rutin membudidayakan jenis tanaman buah untuk ditanam menggunakan sistem tabupampot, maka ada kesenangan tersendiri. Kesenangan itu manakala tanaman yang ditanam sudah menghasilkan buah dan siap panen. Namun, ada suatu cara/syarat yang dapat anda terapkan agar tanaman tabulampot rutin/rajin/sering berbuah lebat. Berikut ini cara/teknik dan syaratnya:

  • Carilah toko pertanian yang memiliki reputasi baik dan menyediakan bibit untuk tabulampot yang berkualitas bagus, unggul, dan pernah terbukti menghasilkan buah yang cukup lebat. Rekomendasi saya untuk mencari bibit dari hasil okulasi ataupun cangkok agar tanaman cepat berbuah lebat;
  • Gunakan media tanam untuk tabulampot yang saya rekomendasikan yakni: (1). Sekam padi, (2). Tanah liat, (3). Kompos. Ketiga jenis media tanam itu dicampur secara merata dengan perbandingan ketiganya yaitu 1:1:1. Gunakan media tanam ini untuk menanam jenis tanaman buah yang akan dijadikan tabulampot;
  • Lakukan pemupukan yang tepat dan terencana. Untuk pemupukan tabulampot sebaiknya menggunakan pupuk organik/pupuk kandang (pupuk kotoran kambing, sapi, kerbau, ayam, dan sejenis lainnya);
  • Pengendalian hama dan penyakit sangat baik dilakukan dengan berbagai cara. Caranya bisa memotong daun, ranting, atau akar tanaman yang terinfeksi bakteri/virus/penyakit. Hama seperti ulat, hama pemotong batang tanaman harus disingkirkan, atau bisa diambil manual lalu dibakar. Terkadang karena alasan tertentu, petani sering menggunakan insektisida kimia untuk membunuh hama dan penyakit pada tanaman. Padahal, menggunakan insektisida buatan jauh lebih aman untuk tanaman dan lingkungan di sekitarnya;
  • Melakukan pemangkasan berdasarkan umur tanaman. Lakukan pemangkasan tanaman dengan teknik 1-3-7. Teknik 1-3-7 maksudnya adalah sisakan 1 batang utama, 3 ranting, dan 7 anak ranting. Jangan terlalu memperbanyak jumlah anak ranting karena akan membuat tanaman boros dan distribusi unsur hara yang semakin terbatas. Pemangkasan dapat dilakukan pada kondisi-kondisi tertentu, misal saat tanaman sudah mapan berumur 1 tahun menginjak waktu pembungaan.

Semoga kelima cara/syarat agar tumbuhan tabulampot dapat berbuah lebat dapat menginspirasi teman-teman semuanya. Selamat mempraktekkan dan sukses selalu. Silakan baca juga: 50 Jenis Tabulampot yang Cepat Berbuah Lebat.

 

PESAN SPONSOR