Memanfaatkan Waktu Luang Saat Pandemi untuk Berkebun Jahe

Kebosanan saat pandemi Covid-19 melanda memang seringkali muncul. Ini terjadi karena banyak faktor yaitu merubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru. Misalnya saja orang yang dulunya berangkat ke kantor fulltime sesuai jam kerja, maka kini ada sebagian yang bekerja di rumah (work from home).

Namun, semakin intens mengerjakan kegiatan yang itu-itu saja di rumah maka kebosanan pasti akan datang. Maka coba luangkan waktu sejenak untuk berlibur/rekreasi sejenak agar penat hilang.

Rekreasi tidak harus ke pantai, gunung, dan tempat-tempat wisata lainnya, namun bisa dimulai dari rumah, misalnya adalah berkebun.

Saat WFH ini, waktunya saya gunakan untuk menulis di blog yang sedang anda kunjungi ini, melakukan pembelajaran daring dengan siswa, bahkan berkebun kecil-kecilan di pinggir rumah dengan menanam jahe.

tanaman jahe yang saya tanam dengan polibag.

Berkebun jahe memang mudah dilakukan dan tidak membutuhkan lahan bedengan, terutama di rumah yang berlahan sempit masih bisa dicoba.

Cobalah membudidaya jahe dengan memakai wadah polibag. Saya sudah mencoba selama pandemi Covid-19 ini, dan tanaman jahe saya mulai banyak yang tumbuh semakin lebat. Mudah-mudahan segera panen di awal tahun 2021 nanti.

Lalu bagaiamana cara saya budidaya jahe di halaman rumah, yuk simak pembahasan di bawah ini.

  • budidaya jahe itu mudah, cukup pertama siapkan media tanah, humus bekas bakaran sampah (opsional) dan wadah polibag hitam ukuran besar yang banyak dijual di toko pertanian;
  • campurkan tanah liat dengan humus, lalu aduk sampai merata, kemudian masukkan ke dalam wadah polibag;
  • ambil rimpang jahe yang sebelumnya sudah ditunaskan selama 1 minggu pada media tanam yang berbeda, lalu benamkan rimpang tersebut ke dalam media tanam yang ada di dalam polibag tadi;
  • terakhir jangan lupa disiram dan letakkan pada tempat yang terkena sinar matahari supaya tunas-tunas yang sudah muncul di permukaan tanah nantinya dapat berfotosintesis, tumbuh dan berkembang dengan baik.
  • lakukan penyiraman secara rutin selama masa pertunasan jahe;
  • pada umur tanam lebih dari 1 bulan, biasanya akan muncul gulma di sekitar tanaman, maka sebaiknya dicabut manual saja pakai tangan, supaya tidak mengganggu pertumbuhan jahenya;
  • sejauh ini, jarang sekali hama dan penyakit yang menyerang tanaman jahe yang saya tanam. Justru malah pertumbuhan dan perkembangannya cukup cepat.
  • Jahe yang ditanam di wadah polibag umumnya bisa dipanen sekitar umur 3-5 bulanan lebih dengan hasil maksimal.

Nah, begitulah cara saya memanfaatkan waktu luang di rumah saat pandemi untuk berkebun jahe secara kecil-kecilan. Semoga bermanfaat, dan sekarang saatnya anda yang mencoba menanam jahe, sepakat?

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PESAN SPONSOR