Bibit Jeruk Manis

JUAL BIBIT TANAMAN ONLINE

Dapatkan informasi harga bibit tanaman murah terbaru di Indonesia.

Diumur Berapa Bibit Cabai harus Terkena Sinar Matahari ?

Sinar/cahaya matahari merupakan faktor eksternal pertumbuhan yang berfungsi dalam proses fotosintesis tanaman. Dalam fotosintesis tanaman, peran cahaya matahari dan air sangat penting. Selain itu, ketersedian bahan baku lain seperti karbondioksida di alam juga dianggap penting untuk fotosintesis. Dalam fotosintesis, produk gula (glukosa), oksigen, dan ATP akan dihasilkan. Glukosa inilah yang dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk proses fisiologis, metabolisme sel, untuk tumbuh dan berkembang.

Pada tanaman cabai yang masih berkecambah, atau yang masih dalam proses pembibitan sangat penting diberi sinar matahari dan air yang cukup. Sebaiknya bibit-bibit yang sudah disemai harus mendapatkan cahaya matahari dengan intensitas cukup tinggi supaya proses fotosintesis tanaman cabai berlangsung dengan baik. Caranya letakan bibit cabai di area yang terkena sinar matahari. Jika petani khawatir bibit akan rusak oleh cahaya, maka bibit bisa diletakan di tempat yang ternaung dengan atap berbahan plastik putih transparan yang dibuatkan seperti rumah-rumahan (gubuk).

Penyemaian Benih Cabai dengan Intensitas Cahaya Cukup.
Penyemaian Benih Cabai dengan Intensitas Cahaya Cukup, (Wahid Priyono, S.Pd.)

Dan untuk umur bibit cabai yang harus terkena sinar matahari tentu saja sejak bibit itu berkecambah. Biasanya umur 5 hst (hari sejak tanam awal), maka bibit sudah siap terkena sinar matahari hingga umur 28 hst yang akan siap ditanam di lahan terbuka (tanah bedengan). Intensitas cahaya matahari yang cukup didapat oleh bibit cabai tentu akan membuat porsi tubuh tanaman bibit yang ideal, dengan ciri-ciri:

  • akarnya kuat;
  • batang cabai menjadi kuat;
  • daun lebih berwarna hijau;

Dibandingkan dengan tanaman cabai yang tidak terkena sinar matahari, maka akan mengalami peristiwa etiolasi, dengan ciri/tanda umum sebagai berikut:

  • akar bibit kurang kuat (lemah dan mudah rebah);
  • batangnya tinggi-tinggi tapi kurus;
  • daunnya agak pucat (tidak sehat);
  • batangnya rapuh dan mudah patah.

Melihat beberapa karakteristik di atas, maka hal mutlak yang harus diterapkan petani saat menyemai bibit cabai yaitu letakan di tempat terbuka yang banyak cahaya. Sehingga dengan cahaya yang cukup, maka laju pertumbuhan dan bibit cabai akan semakin baik. Silakan baca referensi terkait berikut ini: Faktor Ekternal dan Internal Pertumbuhan Tanaman.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PESAN SPONSOR