Jarak Tanam Terong yang Paling Ideal Sesuai Prosedur Petani Profesional

Sebelum membudidayakan tanaman terong, seorang pekebun harus membuat rancangan pola tanam, termasuk merancang berapa jarak tanam terong yang ideal?. Sebab, bagaimanapun juga jarak tanam yang diterapkan nantinya akan sangat berpengaruh terhadap buah terong yang dihasilkan, serta tertata rapihnya tanaman pada pola larikan di setiap lajur bedengan.

Banyak petani pemula yang pastinya belum tau tentang jarak tanam terong yang baik dan benar, sehingga perlu sekali menambah wawasan terbaru, membaca artikel pertanian rutin sangat penting sebagai penambah wawasan bagi seorang petani pemula.

Berdasarkan pengalaman saya ketika menanam terong, maka jarak tanam terong yang saya terapkan adalah 40 – 50 cm. Namun, saya lebih suka membuat jarak tanamnya agak jarang yakni 50 cm, dengan alasan supaya tidak terjadi perebutan nutrisi antara tanaman satu dengan yang lainnya. Ketika menanam terong dengan jarak yang terlalu berhimpitan/berdekatan, maka pertumbuhan salah satu tanaman pasti akan lambat sebab terjadi perebutan nutrisi antara satu tanaman dengan tanaman terong lainnya, serta buah terong yang dihasilkan tidak cukup menjanjikan alias buahnya lebih sedikit dibandingkan dengan yang ditanam dengan jarak agak jarang maka buah terong yang dihasilkan lebih lebat.

Tanaman Terong Berbuah Lebat
Tanaman Terong Berbuah Lebat. Image by: www.google.com

Dari beberapa informasi yang saya peroleh dari para petani terong yang sering membudidaya terong, maka jarak tanam terong yang mereka pakai yaitu 50 cm, dengan ketinggian lahan bedengan 30 cm. Jarak tanam yang terlalu berdekatan akan memperlihatkan tanaman terong yang terlalu rimbun, sehingga terkadang agak sulit dilakukan pendangiran dan penyiangan. Selain itu, penyebaran hama dan penyakit pada tanaman terong akan lebih mudah dan sering pada tanaman yang ditanam dengan jarak berdekatan.

Semoga informasi sederhana di atas dapat bermanfaat untuk anda. Salam budidaya pertanian, ayo menanam !

PESAN SPONSOR