Secara bahasa, arti kata hortikultura berasal dari bahasa latin “hortus” yang artinya tanaman kebun. Dan kata “Cultura/colere” yang artinya adalah membudidaya atau menanam. Jadi secara harfiah, bahwa hortikultura
Beberapa karakteristik/gejala yang muncul apabila tanaman kekurangan unsur hara besi (Fe) sebagai berikut: Gejala defisiensi unsur hara Fe pada tanaman yang tampak utamanya pada daun muda, mula-mula secara
Adapun ciri/karakteristik tanaman jika kekurangan/defisiensi unsur hara Belerang (S), yakni: Daun-daun yang muda mengalami klorosis (berubah menjadi kuning kecokelatan), perubahan warna umumnya terjadi pada seluruh daun muda, kadang
Buah pada tanaman cepat mengalami kebusukan. Daun-daun muda selain berkeriput, juga mengalami perubahan warna, pada ujung dan tepi-tepinya klorosis (berubah menjadi kuning) dan warna ini menjalar di antara
Adapun ciri/karakteristik tanaman yang kekurangan/defisiensi unsur P adalah: Terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan pada sistem perakaran, batang, serta daun. Warna daun seluruhnya berubah menjadi hijau tua/keabu-abuan, mengkilap, sering pula
Adapun gejala/ciri-ciri dan karakteristik dari suatu tumbuhan yang mengalami defisiensi/kekurangan unsur hara Kalium (K), diantaranya sebagai berikut: Kekurangan unsur hara Kalium (K) pada tanaman memang agak sulit diketahui
Ada beberapa ciri/karakteristik yang nampak ketika tumbuhan mengalami gejala kekurangan/defisiensi unsur Nitrogen (N), seperti: Warna daun hijau agak kekuningan karena mengalami gejala klorosis. Jaringan daun mati dan inilah
Adapun ciri-ciri (karakteristik) tanaman yang mengalami kekurangan (defisiensi) unsur hara Magnesium (Mg) diantaranya: Daun-daun tua mengalami klorosis (berubah menjadi kuning kecokelatan) dan tampak di antara tulang-tulang daun, sedangkan
Karakteristik/ciri-ciri tanaman yang mengalami kekurangan/defisiensi unsur hara mangan diantaranya: Tulang-tulang daunnya tetap berwarna hijau, ada yang sampai kebagian sisi-sisi dari tulang. Pada daun-daun muda di antara tulang-tulang dan