Tipspetani.com: “Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai”

  • Jenis-Jenis Bakteri yang Dipakai dalam Bioteknologi Pertanian

    Banyak peranan bakteri menguntungkan yang dimanfaatkan dalam bioteknologi pertanian, dikarenakan peranannya sangat baik dan mampu membantu dalam aktivitas fisiologis suatu tanaman budidaya pertanian tertentu, seperti mampu menyuburkan tanah, memfiksasi nitrogen (N) bebas di udara, dan lain sebagainya. Melihat ciri-ciri/karakteristik bakteri secara ekologis, bakteri juga mampu hidup secara bebas, dapat hidup dimana saja, kapan saja (bersifat…

  • Cara Mendapatkan Bibit dan Pembuatan Bibit Bit Pisang

    Bibit anakan Tanaman pisang dapat diperbanyak secara vegetatif dengan memakai anakan (sucker) yang tumbuh dari bonggolnya. Ada 4 jenis anakan pisang seperti diuraikan berikut. a.      Bibit rebung berupa tunas yang belum berdaun sehingga menyerupai rebung. Bibit dengan tinggi antara 20 – 40 cm ini disebut juga tunas anakan. b.      Bibit anakan berupa tunas yang…

  • Cara Pemeraman Buah Pisang dengan Gas Etilen

    Pemeraman buah pisang dapat dilakukan dengan menggunakan gas. Gas yang dipergunakan adalah gas ethylene/etilen atau acethylene (gas karbit). Penggunaan gas dalam pemeraman lebih baik dibanding dengan karbit. Pemeraman dengan gas ini paling efektif bila buah yang diperam mengandung enzym oxsidase. Karena gas berfungsi sebagai coenzym. Di samping itu, gas juga berperan untuk merubah warna kulit…

  • Cara Pemeraman Buah dengan Pengemposan agar Cepat Matang

    Pemeraman buah-buahan salah satunya dengan pengemposan banyak dilakukan oleh pedagang pengumpul di sentra produksi pisang. Buah pisang yang akan diempos biasanya dalam bentuk tandanan utuh. Pengemposan dilakukan di dalam tanah. Mula-mula adalah digali lubang yang besarnya tergantung dari jumlah tandan pisang yang akan diempos. Untuk seratus tandan pisang lubang yang diperlukan sebesar 2 x 3…

  • Cara Pemeraman Buah-Buahan dengan Daun Gamal dan Ethrel

    Pematangan buah-buahan dapat dilakukan dengan beberapa teknik sebagai contoh menggunakan gas karbit/etilen, pengemposan, dan lain sebagainya. Beberapa cara/metode/teknik pemeraman buah pisang secara tradisional telah banyak diterapkan di berbagai daerah di Indonesia, khususnya bagi petani yang menginginkan hasil panen buah pisangnya lekas matang/masak, dan sesegera mungkin siap di distribusikan ke pangsa pasar. Berikut ini beberapa cara tradisional…

  • Cara Pemeraman Buah Pisang dengan Gas Etilen

    Ada banyak cara yang tersebar di masyarakat Indonesia tentang bagaimana cara dalam pemeraman buah pisang agar hasilnya super berkualitas, yakni bisa dengan menggunakan cara-cara tradisional yang hingga saat ini masih terus dilestarikan. Beberapa cara/teknik dalam mempercepat pematangan pada buah pisang dapat dilakukan dengan pengemposan, pemeraman dengan daun gamal, pemeraman dengan menggunakan gas etilen, dan lain…

  • Cara Memetik Buah Cabai yang Baik dan Benar

    Tanaman cabai mudah dibudidaya, sehingga banyak orang rela membudidayanya baik di lahan terbuka maupun melalui teknik pertanian modern dengan peralatan cukup mahal seperti hidroponik, teknik vertikultur, dan lain sebagainya. Dai sisi keuntungan/kelebihannya, menanam cabe lebih bagus dan prospek pasar sangat cerah. Jadi, berpikirlah ketika anda hendak membudidaya tanaman hortikultura, maka cabai adalah saran yang tepat…

  • Jenis Pupuk Bagus untuk Melebatkan Buah Cabe

    Untuk mendapatkan hasil panen cabe yang lebih optimal, dibutuhkan kerja keras dari seorang petani cabe. Kerja keras bertujuan untuk melatih bagi seorang petani agar lebih disiplin dan mampu menciptakan tanamannya itu lebih produktif, termasuk mampu menghasilkan buah banyak. Dalam pelaksanaan teknis di lapangan, ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk melebatkan buah cabe, salah satunya…

  • Dampak Positif dan Negatif Revolusi Hijau di Indonesia

    Gerakan revolusi hijau telah dijalankan oleh negara berkembang, termasuk di Indonesia itu sendiri. Revolusi hijau di Indonesia dimulai sejak rezim orde baru berkuasa. Revolusi hijau pernah diterapkan di Indonesia tidak serta merta mampu menghantarkan Indonesia menjadi sebuah negara swasembada pangan secara tetap, tapi hanya mampu bertahan hingga lima tahun, yakni kisaran tahun 1984 hingga 1989. Revolusi…