Enzim Pada Tumbuhan Mudah Rusak Pada Suhu yang Tinggi

Enzim merupakan komponen protein spesifik yang mengatur seluruh regulasi pada tumbuhan. Karenanya enzim terdiri dari protein, maka enzim umumnya akan mudah rusak pada suhu yang tinggi (di atas suhu optimumnya). Kerusakan struktur ikan kimiawi pada protein inilah yang menyebabkan terjadinya peristiwa denaturasi protein.

Pada hewan dan manusia, enzim dapat rusak pada suhu yang tinggi. Sebagai contoh, jika manusia mengalami demam dengan suhu tinggi maka enzim-enzim di dalam tubuh akan mengalami deaktivasi. Demam juga bisa menjadi indikator bahwa tubuh sedang mengalami infeksi, baik oleh kuman atau serangan patogen berbahaya lainnya.

Enzim pada tumbuhan mudah rusak pada suhu yang tinggi
Enzim pada tumbuhan mudah rusak pada suhu yang tinggi (Doc. Wahid Priyono, S.Pd.)

Pada tumbuhan, enzim dapat mengalami denaturasi apabila mendapatkan suhu yang terlalu tinggi (di atas 45 derajat pada tumbuhan tertentu). Misalnya saja pengaruh faktor eksternal pertumbuhan seperti suhu. Jika suhu lingkungan terlalu panas, biasanya enzim pada tumbuhan akan denaturasi, sehingga beberapa tumbuhan mudah layu. Bahkan, jika suhunya terlalu panas, maka tumbuhan bisa mati. Kematian tumbuhan sampai batang dan akarnya kering telah dipastikan bahwa enzimnya sudah tidak aktif kembali.

Namun, pada tanaman kaktus, suhu yang cukup tinggi mungkin saja tidak berpengaruh, karena sifatnya yang menyimpan makanan cadangan pada bagian tubuhnya. Ini juga merupakan bentuk adaptasi lingkungan dari tanaman kaktus terhadap panas yang berlebih. Enzim pada tumbuhan bekerja sebagai regulator yang mengatur seluruh aktivitas metabolisme tanaman, fisiologis, termasuk untuk proses pertumbuhan dan perkembangan. Silakan baca juga: Fungsi Lahan Bedengan/Gulutan Sebagai Media Tanam Sayur Mayur, Buah-Buahan dan Umbi-Umbian.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *