Tag: Fitohormon

  • Fungsi Hormon Asam Traumalin (Hormon Luka) Pada Tumbuhan

    Fungsi Hormon Asam Traumalin (Hormon Luka) Pada Tumbuhan

    Tumbuhan/tanaman mampu memperbaiki kerusakan atau luka yang terjadi tubunya melalui kegiatan regenerasi. Kemampuan ini dipengaruhi oleh hormon luka (asam traumalin). Hormon ini berfungsi merangsang pembelahan sel pada bagian jaringan tumbuhan yang mengalami luka. Sehingga jaringan yang rusak akan digantikan dengan jaringan yang baru. Fitohormon asam traumalin tersebut ternyata memiliki fungsi/peranan serta pengaruh positif ketika batang…

  • Fungsi Hormon Kalin (Rizokalin, Antokalin, Filokalin, dan Kaulokalin)

    Fungsi Hormon Kalin (Rizokalin, Antokalin, Filokalin, dan Kaulokalin)

    Hormon pada tumbuhan (fitohormon) mempuyai peranan yang begitu penting. Salah satunya adalah hormon kalin merupakan hormon yang berfungsi merangsang pembentukan organ pada tumbuhan. Berdasarkan organ yang dibentuk, hormon kalin dibedakan menjadi rizokalin, kauokalin, filokalin, antokalin. Berikut ini fungsi-fungsinya: Rizokalin: hormon tumbuhan yang berfungsi merangsang pembentukan akar primer dan akar sekunder; Kaulokalin: hormon tanaman yang berperan/berfungsi…

  • Hormon Rhizokalin Penguat Akar Tanaman

    Hormon Rhizokalin Penguat Akar Tanaman

    Beberapa jenis hormon pertumbuhan (fitohormon) sangat dibutuhkan bagi tanaman untuk proses fisiologisnya, sehingga kehidupan tanaman akan semakin membaik. Ada salah satu jenis hormon pada tumbuhan yang berperan penting dalam proses pembentukan akar primer maupun akar sekunder pada tanaman, yakni hormon rhizokalin. Hormon rhizokalin berfungsi untuk memperkuat akar tanaman supaya tanaman tetap tegak dan tidak mudah roboh jika…

  • Cara Kerja Hormon AUKSIN di Tempat Terang dan Gelap ?

    Auksin merupakan jenis fitohormon (hormon) pada tumbuhan yang mengatur berbagai aktivitas fisiologis tumbuhan. Adapun fungsi auksin diantaranya yaitu untuk mengatur pembesaran sel, pembelahan sel, dan juga memicu pemanjangan sel di daerah di belakang meristem ujung akar dan ujung batang tanaman. Hormon auksin diproduksi di bagian koleoptil (titik tumbuh batang), ujung batang, ujung akar, serta jaringan pada…

  • Fungsi dan Peranan Hormon Kalin, Asam Absisat, dan Asam Traumalin

    Hormon pada tumbuhan (fitohormon) disekresikan oleh tumbuhan untuk berbagai kepentingan hidupnya, seperti untuk tumbuh dan berkembang, membantu dalam meregulasi seluruh aktivitas sel dan jaringan, sebagai pengatur kegiatan reproduksi sel, pembelahan dan pemanjangan sel, dan lain sebagainya. Fitohormon banyak sekali dijumpai pada tumbuhan, seperti hormon giberelin, gas etilen, auksin, sitokinin, asam absisat,  hormon kalin, asam absisat,…

  • Peranan dan Fungsi, serta Kekurangan dan Kelebihan Gas Etilen

    Gas etilen merupakan bagian dari hormon pada tumbuhan. Orang mengenal etilen banyak digunakan sebagai hormon yang membantu dalam proses pematangan buah. Banyak di kalangan para petani yang memanfaatkan hormon ini untuk berbagai kepentingan, misalnya untuk mempercepat buah pisang, pepaya, dan buah-buahan lainnya agar lebih cepat masaknya. Pada awalnya, gas etilen ditemukan sebagai gas hasil samping…

  • Peranan dan Fungsi Hormon Auksin, Giberelin, Sitokinin Terhadap Fisiologi Tanaman

    Hormon pada tumbuhan yang biasa disebut-sebut sebagai fitohormon memang sangat dibutuhkan oleh tumbuhan untuk pertumbuhan dan perkembangan, pembentukan struktural sel dan jaringan, membantu dalam proses perkecambahan biji, pembelahan sel, dan pembentukan bahan-bahan genetis (DNA dan RNA), maupun bahan penting di dalam protoplasma sel tumbuhan. Hormon pada tumbuhan sangat banyak ragamnya, misalnya saja ada hormon auksin,…

  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi/Memicu Proses Perkecambahan Biji

    Proses perkecambahan pada biji sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, seperti: total  kandungan air, oksigen, suhu, hormon, serta cahaya. Selama perkecambahan biji, air sangat diperlukan dalam proses perkecambahan biji untuk mengaktifkan beberapa enzim-enzim khusus seperti alfa amilase, protease, lipase, dan lain sebagainya. Oksigen diperlukan untuk proses oksidasi makanan di dalam sel untuk memperoleh energi (ATP)…

  • Fisiologis Tanaman Cabe

    Tanaman cabe memiliki habitat dan daya dukung lingkungan yang berbeda dengan tanaman lainnya. Hal ini tentu saja mutlak, mengingat bahwa setiap tanaman pasti memiliki cara tersendiri dari tingkat kebaikan dan penyesuaiannya terhadap kondisi lingkungan sekitarnya. Secara fisiologis, tanaman cabe mempunyai organ tanam lengkap mulai dari akar tunggangnya, batang berkayu, organ daun, bunga, dan juga buahnya.…