Pupuk yang Bagus untuk Terong adalah ………

Pupuk organik merupakan kombinasi unsur hara yang terkandung pada sisa-sisa kotoran/urine hewan, sisa dedaunan/serat tanaman yang dipadatkan. Pupuk anorganik tentu dasar pembuatannya bukan dari sisa kotoran/urine hewan, melainkan dengan menyampurkan senyawa kimia tertentu pada produknya. Kombinasi kedua jenis pupuk ini sangat penting diberikan pada tanaman terong.

Pembibitan Terong
Tanaman Terong Tumbuh Subur Karena Pemupukan yang Rutin, Photo Original by: Wahid Priyono,S.Pd.

Untuk pupuk organik sebaiknya diberikan sebagai pupuk dasar pada tanaman terong. Pupuk organik yang bagus untuk pohon terong yaitu pupuk dari kotoran ayam, bisa juga diberi pupuk dari kotoran kambing. Diberikan selama kurang lebih 1 bulan sejak tanam awal. Setelah itu, barulah diselingi dengan pemberian pupuk anorganik seperti KCL, NPK Mutiara dan SP36 ini yang paling bagus. Waktu pemberian pupuk anorganik yaitu berseling-seling setiap 2 minggu sekali. Sebagai contoh: Usia tanaman terong 1 – 30 hst diberi pupuk organik kotoran ayam yang difermentasi. Maka, pada usia 31 hst – 46 hst diberi pupuk NPK mutiara, usia 47 – 62 hst, pupuk KCL, dan seterusnya. Namun, ketika menginjak waktu pembungaan tanaman, maka saya sarankan pemupukan semakin diperketat waktunya, yaitu semakin lebih sering dilakukan pemupukan rutin. Hal ini dilakukan karena tanaman terong sedang dalam masa perkembangan yaitu untuk menyuplai nutrisi dalam pembentukan bunga dan buah.

Pupuk yang disebutkan di atas sudah diuji coba dan memang hasil panen lebih memuaskan. Sekarang giliran anda yang mencobanya?. Silakan baca juga: Berapa usia tanaman cabe ?

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *