Peranan Bakteri Rhizobium leguminosarum dalam Bidang Pertanian

Dalam bidang pertanian, pemanfaatan bakteri seringkali dilakukan, contohnya untuk pembasmian hama misalnya menggunakan bakteri Bacillus thrungiensis. Selain itu, agen bakteri seperti penggunaan bakteri Rhizobium leguminosarum marak dilakukan karena ini sebagai bakteri yang mampu mengikat Nitrogen bebas (N2) di udara dengan bersimbiosis dengan tanaman legum atau leguminoceae (kacang-kacangan).

Pada daerah pertanian yang sering kali ditanami tanaman legum/kacang-kacangan, maka persebaran bakteri Nitrogen ini cukup banyak, dan daerah tanah di sekitarnya menjadi lebih subur dan gembur. Sehingga penting bagi para petani di Indonesia untuk mempertimbangkan menanami lahan pertanian mereka dengan tanaman kacang-kacangan/polong-polongan.

Penanaman Kacang Tanah mengundang bakteri Rhizobium leguminosarum untuk menyuburkan tanah pertanian
Penanaman Kacang Tanah mengundang bakteri Rhizobium leguminosarum untuk menyuburkan tanah pertanian

Banyak sekali manfaat/fungsi/peranan dan kegunaan dari bakteri Rhizobium leguminosarum yang tak terduga dalam dunia pertanian antara lain yakni sebagai berikut:

  • Mampu menyuburkan serta menggemburkan tanah pertanian secara alami;
  • Jika lahan tanam sesekali sering dilakukan penanaman secara bergilir dengan menanam tanaman kacang-kacangan, maka tanahnya akan kembali subur dan sehat.
  • Membuat Tanah menjadi lebih gembur dan cocok ditanami berbagai macam tanaman budidaya pertanian (tanaman sayur, buah dan umbi-umbian);
  • Bakteri Rhizobium leguminosarum ini memiliki kemampuan untuk mengikat Nitrogen bebas di udara dan bersimbiosis dengan bintil akar tanaman kacang-kacangan, polong-polongan (legum); misalnya: kacang tanah, kacang kapri, kacang panjang, dan lain sebagainya;
  • Menambah nilai manfaat serta unsur Nitrogen di dalam tanah, sehingga tanaman menjadi lebih subur. Diketahui bahwa unsur hara Nitrogen (N) sangat dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang, reproduktif, pembentukan hormon dan enzim;
  • Memupuk sendiri, dengan cara menambah zat-zat Nitrogen yang akan diubah menjadi senyawa Nitrat dan Nitrit yang menguntungkan tanaman;
  • Bakteri Rhizobium sp ini sebagai agen konservasi lahan tanam, sehingga mencegah agar tanah tetap mempunyai pH optimum, suhu tanah terjaga secara baik, dan mencegah tanah dari erosi unsur hara dan ketandusan tanah (tanahnya gersang).

Itulah tadi penjelasan singkat tentang peranan, fungsi, serta manfaat penting dari bakteri Rhizobium leguminosarum bagi tanaman pertanian. Semoga tulisan ini berguna untuk anda para petani dimana saja berada. Terima kasih sudah menyimak artikel di website https://tipspetani.com/.

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PESAN SPONSOR