Tipspetani.com: “Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai”
-

Manfaat/Fungsi/Kegunaan Mulsa Organik di Lahan Kebun dan Sawah
Seperti yang kita ketahui semua bahwa mulsa berperan/berfungsi sebagai penutup lahan bedengan. Mulsa menjadi favorit masyarakat petani di Indonesia karena mempunyai banyak manfaat. Selain itu, mulsa juga memberi perlindungan terhadap kondisi tanah agar tetap berada pada kondisi terbaiknya. Idealnya mulsa diberikan pada lahan bedengan dengan ketinggian tertentu. Kebanyakan petani di Indonesia memanfaatkan mulsa anorganik (mulsa…
-

Fungsi, Pengertian, Perbedaan Mulsa Organik dan Mulsa Anorganik
Sebagai seorang petani atau yang baru terjun di dunia pertanian barangkali sudah tidak asing dengan namanya “mulsa”. Jadi, mulsa ini berfungsi sebagai material penutup pada lahan bedengan yang hendak ditanami berbagai jenis tanaman budidaya. Selain itu, mulsa berfungsi untuk menjaga tingkat kelembaban tanah, serta menekan laju pertumbuhan gulma. Serta menekan perkembangan penyakit pada tanaman pertanian.…
-

Kekurangan/Kelemahan dari Penggunaan Mulsa Anorganik
Mulsa anorganik saat ini lebih populer di kalangan para petani, sebab cara memperolehnya lebih praktik. Dan memang beberapa jenis tanaman budidaya yang lahan tanamnya diberi material mulsa anorganik/mulsa plastik maka hasil panen lebih meningkat. Selain itu, produksi tanaman semakin bagus. Mulsa anorganis ini dapat diterapkan pada lahan bedengan setelah proses pengolahan tanah selesai. Namun, sebagai…
-

Keuntungan/Keunggulan/Kelebihan dari Pemakaian Mulsa Anorganik
Mulsa anorganik mempunyai pengertian yaitu mulsa yang terbuat dari bahan anorganik, dari bahan kimia atau plastik. Jenis mulsa plastik ini umumnya dibedakan berdasarkan warna dan intensitas cahaya yang diteruskan. Jenis mulsa anorganik ini bisa berupa mulsa plastic hitam, merah, putih, perak, biru, warna bening, dan lain sebagainya. Warna mulsa yang berbeda-beda ini akan menentukan energi…
-

Kekurangan/Kelemahan Mulsa Organik bagi Tanaman Pertanian
Penggunaan mulsa organik sangat bagus untuk menunjang laju pertumbuhan tanaman secara efektif, efisien, dan ekonomis. Mulsa organik ini banyak sekali dipakai petani terutama oleh petani di area perkebunan lada, tomat, cabai, semangka, pisang, salak, cokelat, pepaya, dan seterusnya. Dibalik sisi kelebihannya, ternyata mulsa organik juga mempunyai sisi kelemahan/kekurangan. Penjelasannya sebagai berikut: Bahan-bahan mulsa organik tidak selalu…
-

Keuntungan/Kelebihan/Keunggulan Mulsa Organik Bagi Tanaman Pertanian
Mulsa organik merupakan mulsa yang terbuat dari bahan-bahan organik hasil sisa pertanian jerami padi, batang jagung, batang kacang tanah, dedaunan, pelepah pohon pisang, dan lain sebagainya. Mulsa organis sangat mudah didapat serta bersifat ekonomis daripada mulsa anorganik. Tapi mulsa organik tidak selalu tersedia. Berikut ini kelebihan-kelebihan/keuntungan/keunggulan dan keunggulan dari mulsa organik, seperti: Mulsa organik mampu…
-

Tempat, Proses, Hasil Mikrosporogenesis dan Makrosporogenesis Pada Tumbuhan Angiospermae
Seperti pada manusia dan hewan, tumbuhan juga mampu menghasilkan sel-sel gamet melalui proses gametogenesis. Gametogenesis pada tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae) dibagi menjadi dua, yaitu mikrosporogenesis dan makrosporogensis. Istilah makrosporogensis sama dengan megasporogensis. 1. Mikrosporogenesis Mikrosporogenesis merupakan proses pembentukan sel gamet jantan pada bunga. Tempat terjadinya mikrosporogenesis yaitu di kepala sari (anthera). Di dalam kepala sari…
-

Bagian-Bagian Bunga Sempurna Beserta Fungsinya Terlengkap
Tidaklah semua organ-orang pada bunga ditakdirkan oleh Tuhan dalam bentuk yang lengkap (sempurna). Ada kalanya terjadi perbedaan keseragaman baik itu warna, atau ada tidak adanya salah satu bagian bunga, dsb. Maka dari itulah, sering kita menjumpai adanya bunga lengkap/bunga sempurna dan bunga tak lengkap (bunga tidak sempurna). Bunga lengkap umumnya mempunyai empat bagian organ bunga…
-

16 Fungsi Mulsa Organik bagi Peningkatan Kesuburan Tanah dan Tanaman
Mulsa organik merupakan jenis mulsa yang didapat dari bahan-bahan yang mudah membusuk (bahan organik) seperti sisa kulit kayu, batang tanaman, jerami padi, dedaunan, dan lain sebagainya. Mulsa organik sangat mudah didapatkan di alam. Dan sebagian besar petani di Indonesia memanfaatkan mulsa organis ini sebagai bahan organik bagi peningkatan kesuburan tanah dan tanaman. Beberapa petani perkebunan…