Kategori: Management Air
-

Frekuensi Irigasi yang Baik dan Benar
Frekuensi irigasi mengacu pada jumlah hari antara irigasi selama periode tanpa curah hujan. Hal ini tergantung pada penggunaan tingkat tanaman secara konsumtif dan pada jumlah kelembaban yang tersedia di zona akar tanaman. Ini adalah fungsi dari tanaman, tanah dan iklim. Tanah berpasir harus diirigasi lebih sering daripada tekstur tanah dalam yang halus. Rasio penggunaan kelembaban…
-

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Penggunaan Air (Water Use Efficiency/WUE)
Faktor-faktor yang mempengaruhi Efisiensi Penggunaan Air/WUE (Water Use Efficiency) adalah sebagai berikut: 1. Sifat tanaman: Ada cukup banyak antara spesies tanaman untuk menghasilkan satuan bahan kering per satuan jumlah air yang digunakan sehingga menghasilkan nilai WUE yang bervariasi. Efisiensi penggunaan air (WUE) dari tanaman yang berbeda: Crop Water Requirement mm Grain Yield kg/ha WUE kg/ha/mm…
-

Rumus Menghitung Efisiensi Irigasi Air
Efisiensi irigasi merupakan rasio yang biasanya dinyatakan sebagai persen (%) dari volume air irigasi yang terjadi oleh tanaman, ditambah dengan menguap dari tanah, ditambah yang diperlukan untuk mengatur konsentrasi garam dalam larutan tanah dan yang digunakan oleh tanaman dalam membangun jaringan tanaman terhadap volume total. air dialihkan, disimpan atau dipompa untuk irigasi. Berikut ini rumus…
-

Efisiensi Irigasi Air di Indonesia
Air irigasi merupakan input yang ekspansif dan harus digunakan dengan sangat efisien. Kerugian utama yang terjadi selama pengairan lahan sebagai alat angkut, pelarian, rembesan dan perkolasi mendalam. Efisiensi irigasi dapat ditingkatkan dengan mengurangi kerugian ini. Penyebaran zona akar yang tidak merata dan tidak memadai adalah penyebab lain untuk efisiensi irigasi yang rendah. Efisiensi irigasi di…
-

Komponen Sistem Irigasi Semprot/Taburan (Sprinkler)
1. Penggerak penggerak utama / pompa hisap: Set pompa atau pompa diperlukan untuk mengangkat air dari sumbernya dan mendorongnya melalui sistem distribusi yaitu utama, sub utama, lateral dan akhirnya melalui kepala penyiram dengan tekanan yang cukup. Set pemompaan terdiri dari pompa sentrifugal (volume) atau pompa tipe turbin dengan jalur pengisap unit penggerak dan nilai kaki.…
-

Pengertian, Jenis, dan Klasifikasi Irigasi
Definisi: irigasi adalah aplikasi buatan air ke tanah untuk tujuan mengakses produksi tanaman. Hal ini disediakan tambahan untuk air yang tersedia dari curah hujan & air tanah. Jenis irigasi – (klasifikasi): 1. Banjir 2. Permukaan 3. Sub permukaan 4. Taburi 5. irigasi tetes. Permukaan irigasi: Air yang diaplikasikan langsung ke tanah dari saluran yang berada…
-

Keuntungan dan Kelemahan Irigasi Mikro/Kecil (Micro Irrigation)
Irigasi mikro didefinisikan sebagai metode di mana volume air rendah diterapkan pada tekanan rendah & frekuensi tinggi biasanya interval irigasi berkisar 1 sampai 4 hari. Sistem ini memiliki jaringan pipa yang luas pada saat dioperasikan dengan tekanan rendah. Pada outlet jarak yang ditentukan sebelumnya disediakan untuk air emisi yang umumnya dikenal sebagai emitter. Irigasi tetes:…
-

Metode Permukaan Irigasi: Lojakan (Surge), di Bawah Permukaan (Subsurface), Alat Penyiram (Sprinkler), Penyemprot Air Raingun (Raingun Sprinkler)
Ada tiga metode dasar irigasi yaitu permukaan, sub permukaan dan udara, overhead atau sprinkler irigasi. A. Permukaan irigasi: Ada empat variasi dengan metode ini yaitu: (1) Banjir, (2) Metode bed atau border (Saras dan tempat tidur datar) (3) Metode cekungan (ring and basin) dan (4) Metode Furrow (wahana dan alur, bukit besar atau tempat tidur…
