Kategori: Agronomi

  • Dampak Negatif Penggunaan Pestisida Bagi Lingkungan Ekosistem Alam

    Dampak Negatif Penggunaan Pestisida Bagi Lingkungan Ekosistem Alam

    Sejak adanya revolusi hijau pada masa orde baru adalah untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Namun, dibalik suksesnya revolusi hijau tentu saja ada dampak negatifnya. Dampak negatif ini baru dirasakan karena dalam prakteknya, petani sering memakai pupuk kimia dan pestisida secara berlebihan. Padahal, akan merusak lingkungan hidup. Berikut ini daftar dari dampak negatif penggunaan pestisida bagi…

  • Jarak Bedengan dan jarak Tanam Cabe Sesuai Prosedur yang Baik dan Benar

    Jarak Bedengan dan jarak Tanam Cabe Sesuai Prosedur yang Baik dan Benar

    Mengetahui jarak bedengan dan jarak tanam cabe memang harus mengikuti prosedur yang baik dan benar. Menurut website ahli dari situs: pertanian.go.id, menyebutkan bahwa: Jarak tanam cabe yang baik adalah 40-50 cm; Jarak bedengan ditentukan dengan luas lahan, dan yang paling terpenting tinggi bedengan adalah 30 cm. Dalam membuat bedengan, sebaiknya mengarah dari arah utara ke…

  • Metode/Teknik Pemberantasan Gulma Menjadi Vektor Penyakit dan Permasalah Unsur Hara Tanaman

    Metode/Teknik Pemberantasan Gulma Menjadi Vektor Penyakit dan Permasalah Unsur Hara Tanaman

    Selama ini, petani mempercayai bahwa gulma (rumput liar) telah menjadi parasit bagi tanaman budidaya. Sebab, sebagian besar hasil panen bisa buruk karena gulma. Gulma tidak hanya membuat lahan tanam menjadi kotor. Tapi juga secara langsung bisa memperburuk ketersediaan nutrisi hara bagi tanaman pokok/yang ditanam. Pembersihan gulma pada beberapa tanaman budidaya sayur maupun buah sangat penting.…

  • Penjelasan Daur Karbon dan Daur Oksigen di Alam

    Penjelasan Daur Karbon dan Daur Oksigen di Alam

    Daur oksigen dan karbon di alam sangat penting. Karena kedua daur  ini harus bersinergi untuk menampung sejumlah karbondioksida yang dilepaskan oleh organisme di atmosfer alam. Bayangkan saja jika sejumlah besar gas-gas karbon di alam tidak diserap oleh tumbuhan maka akan berdampak negatif bagi lingkungan. Terlebih lagi, saat ini efek pemanasan global semakin tinggi dan berakibat…

  • Contoh Daur Nitrogen dan Daur Fosfor di Alam

    Contoh Daur Nitrogen dan Daur Fosfor di Alam

    Daur nitrogen dan daur fosfor adalah contoh dari siklus biogeokimia. Siklus biogeokimia sangat penting di alam, sebab akan terjadi simbiosis antara gas-gas di alam dengan tanaman atau hewan serta mikroorganisme tanah di sekitarnya. Siklus nitrogen dan daur fosfor memang peran penting sehingga jika siklus ini terhenti efeknya sangat membahayakan bagi tanaman serta organisme yang tinggal…

  • Efek Hujan Asam Terhadap Kelangsungan Hidup Tanaman Pertanian

    Efek Hujan Asam Terhadap Kelangsungan Hidup Tanaman Pertanian

    Efek hujan asam merupakan salah satu permasalah lingkungan akibat air hujan yang terlalu asam dan mengandung senyawa kimia belerang oksida (SOx) dan nitrogen oksida (NOx).  Efek hujan asam ini juga bisa membuat korosif/perkaratan bebesian akan jauh lebih cepat, patung-patung yang dicat akan mudah luntur, bahkan bisa menurunkan kualitas tanaman pertanian yang sedang dibudidaya. Efek hujan…

  • Mikroorganisme Tanah dan Perannya Bagi Tanaman Budidaya

    Mikroorganisme Tanah dan Perannya Bagi Tanaman Budidaya

    Mikroorganisme tanah adalah sekelompok jasad renik bisa berupa bakteri tanah, jamur/kapang, actinomycetes, maupun protozoa. Mikroorganisme tanah ini sangat penting sekali sebagai penunjang kesuburan tanah. Selain itu, membantu proses pembusukan senyawa organik di dalam tanah. Mikroba tanah berfungsi menjaga tingkat keasaman (pH tanah), suhu tanah. Juga, mikroba tanah membantu enahan tanah dari pencucian hara secara berlebih…

  • Memperbaiki Struktur Tanah dengan Pupuk Organik (Pupuk Kotoran Ternak)

    Memperbaiki Struktur Tanah dengan Pupuk Organik (Pupuk Kotoran Ternak)

    Seringkali kita melihat gersangnya lahan pertanian, termasuk tanah tandus, kurang unsur hara. Akibatnya, tanaman yang tumbuh di atasnya kurang berproduksi secara optimal. Hal seperti ini bisa terjadi karena struktur tanah sudah mulai rusak. Bisa juga disebabkan penggunaan senyawa kimia pestisida, pupuk kimiawi yang terakumulasi di dalam tanah. Lambat-laun akan terus memperparah kondisi tanah. Untuk memperbaiki…