Umur Cabe Disemai Berapa Lama?

Dalam budidaya cabe, langkah pertama yang harus ditempuh para petani yaitu menyiapakan benih/biji cabe yang dapat dibeli langsung di toko/kios pertanian, atau bisa juga melalui pembenihan sendiri dari hasil panen.

Setelah benih diperoleh, maka langkah selanjutnya adalah melakukan penyemaian benih cabe. Penyemaian benih cabe dapat dilakukan dengan cara disemai langsung di atas lahan bedengan yang telah dikombinasikan dengan campuran pupuk kandang, atau bisa juga menggunakan teknik penyemaian cabe steril pro, sistem semai cabe soil block, dan sistem semai cabe sistem polybag. Dari ketiga teknik/cara penyemaian cabe ini, semuanya pasti mempunyai sisi keuntungan masing-masing.

Bibit Cabe Tumbuh Subur
Bibit Cabe Tumbuh Subur, Photo Original by: Wahid Priyono (tipspetani.com)

Dan memang jika anda menerapkan salah satu teknik di atas maka peluang untuk mendapatkan hasil penyemaian yang optimal akan terwujud.

Umumnya, secara rata-rata waktu penyemaian benih cabe ada 3 periode penting:

  • Umur 1 – 4 hari adalah waktu menyemai benih dan pada waktu ini benih akan mulai berkecambah, sudah mulai muncul akar, plumula;
  • Umur 5 – 25 hari bibit yang telah berkecambah lalu dipindahkan ke wadah pot polybag warna putih transparan ukuran kecil. Pada rentang umur ini tanaman cabe dalam masa perawatan secara intensif. Lakukan penyiraman secara intensif dan terjadwal. Sebab pada masa ini tanaman cabe dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, serta dibutuhkan unsur hara yang memadai. Unsur hara seperti pupuk dari serat jerami padi/pupuk kandang bisa ditambahkan pada tanah dengan pebandingan tanah:pupuk organik = 3:1;
  • Umur 26 hari ke atas, tanaman cabe sudah siap dipindahkan ke lahan terbuka, dalam hal ini dapat dipindahkan ke lahan bedengan-bedengan besar, atau lahan perkebunan khusus yang didesain sedemikian rupa. Pada umur ini tanaman cabe sudah mempunyai organ yang lengkap, baik itu akarnya sudah mulai banyak, batangnya sudah mulai tinggi-tinggi, serta daunnya sudah mulai banyak. Untuk hari-hari selanjutnya, perawatan tanaman cabe tetap dilakukan seperti biasanya yaitu pengairan/irigasi lahan untuk memastikan bahwa lahan tanam (bedengan) tetap tercukup kandungan air tanahnya, pemupukan, pendangiran+penyiangan, pemberantasan hama serta penyakit, pemberian tiang ajir dan mulsa di atas lahan bedengan, perempelan tanaman cabe untuk hasil buah cabe yang melimpah, dan lain sebagainya.

Setidaknya ketiga penjelasan di atas bisa menjadi acuan anda dalam menyemai benih cabe. Semoga informasi di atas berguna untuk anda. Jangan lupa anda baca dan klik juga artikel tentang tanaman cabe  berikut ini: Jadwal Pemupukan Pada Tanaman Cabe yang Baik dan Benar.

PESAN SPONSOR