Pupuk SAPRODAP untuk Tanaman Cabe Agar Berbuah Lebat

Budidaya cabe merupakan salah satu kegiatan bercocok tanam yang tergolong rumit dan memerlukan perhatian khusus. Dan salah satu faktor keberhasilan dalam budidaya cabe adalah tekhnik yang diterapkan,termasuk pemberian pupuk dasar.

Pada kesempatan ini saya akan mengulas tentang cara pemberian pupuk dasar pada lubang tanam. Meskipun saya yakin sudah banyak yang tahu,namun tidak ada salahnya bila saya sedikit berbagi tentang sistem yang saya terapkan pada pemberian pupuk dasar pada lubang tanam,dengan harapan semoga nanti cabe yang kita tanam bisa tumbuh sehat .Berikut ini adalah sistem yang sering kami terapkan untuk pemberian pupuk dasar pada lubang tanam. Untuk ramuan pupuk yang kami gunakan adalah sebagai berikut:

– 1 karung Bokashi/pupuk kandang yang sudah difermentasi dan sudah diberi Thricoderma Sp.
– 1/2 karung tanah yg diambil dari bawah pohon bambu beserta akarnya;
– 5 kg pupuk SAPRODAP;
– 5 liter air kelapa;
– 5 liter air cucian beras(leri);
– 1 liter PGPR;
– 1/2 liter tetes tebu/gula merah/gula pasir;

daun cabe tidak menguning
Tanaman cabe berbuah lebat dengan saprodap. (Wahid Priyono, S.Pd.)

CARA APLIKASI/PEMBUATAN:

Bokashi, Saprodap dan Tanah diaduk menjadi satu sampai rata lalu masukkan ke dalam lubang tanam
Air kelapa, air cucian beras dan PGPR dicampur dengan 200 ltr air lalu kocorkan ke dalam lubang tanam yang sudah dikasih bokashi dengan dosis 200ml (1 gelas aqua)/lubang tanam.

Nah sekarang mari kita lihat fungsi dan peran dari masing-masing bahan diatas.

Tanah yg diambil dari bawah pohon bambu beserta akarnya merupakan media yang bagus untuk pertumbuhan tanaman, termasuk pada tanaman cabe tomat, palawija dan sejenisnya;
PGPR Merupakan kumpulan mikroba penyubur tanah;
Bokashi sebagai media hidup mikroba dan mikroba akan cepat berkembang jika ada bokashi dan lingkungan mendukung seperti bebas pestisida (racun);
Tetes tebu/gula sebagai makanan dan sumber energi mikroba;
Air kelapa mengandung hormon Auksin, giberelin, sitokinin sebagai Zat perangsang tumbuh (ZPT);
Air cucian beras sebagai sumber karbohidrat;

Jadi,saat akar tanaman baru dipindah dari polybag,akan langsung ketemu bokashi, maka bokashi sebagai media hidup mikroba, mikroba sebagai penyubur,pelindung dan perangsang pertumbuhan tanaman
Sedangkan SAPRODAP hanya sebagai pupuk pelengkap dan jika tidak ada pupuk saprodap dapat diganti dgn TSP.

Itulah cara yang sering saya terapkan untuk pemberian pupuk dasar pada lubang tanam, dan cara tersebut diatas juga saya aplikasikan untuk pemupukan susulan/kocoran. Namun Saprodap saya ganti dengan NPK 16:16:16 Dan saat tanaman berumur 30 HST, maka saya tambahkan 2Kg Kno3 putih untuk sekali kocor. Semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *