Penyebab dan Cara Penanganan Daun Jagung Berwarna Kuning

Daun jagung berwarna kuning mengindikasikan bahwa tanaman jagung tersebut menderita klorosis. Klorosis merupakan gejala yang paling umum pada tanaman pertanian dan dapat dikurangi dengan pemberian pupuk yang kaya akan unsur Nitrogen (N), Magnesium (Mg) dan Zn. Ketiga unsur ini sangat penting dalam pembentukan pigmen warna pada klorofil di mesofil daun.

Gejala klorosis akan memperlihatkan penampakan daun dengan permukaan kasar, terlihat menguning dan lama kelamaan berwarna cokelat lalu rusak. Pada beberapa kasus, klorosis pada tanaman jagung juga akan memberi kenampakan warna daun menghitam seperti habis terbakar. Klorosis banyak disebut orang dengan gejala daun tanaman tidak hijau lagi karena beberapa sebab seperti kekurangan unsur hara tertentu. Kekurangan/kekahatan/defisiensi unsur hara pada tanaman akan berakibat pada kerusakan secara fisiologis pada tanaman budidaya.

Daun jagung berwarna cokelat
Daun jagung berwarna kecokelatan dan seperti terbakar karena menderita klorosis. (Tipspetani.com)

Untuk cara penanganan gejala klososis pada tanaman jagung yaitu dengan menambahkan pupuk anorganik yang mengandung unsur hara N, Zn, dan Mg. Di pasaran tentu saja banyak pupuk yang mengandung unsur N, Zn, dan Mg. Dan mudah-mudahan setelah pengaplikasian pupuk tersebut akan berpengaruh signifikan pada tanaman jagung yang anda budidaya. Yakni, daunnya semakin hijau dan tidak berwarna kuning lagi karena terindikasi mengalami gejala klorosis. Silakan baca juga: 13 Jenis Melon Budidaya yang Buahnya Paling Besar, Unggul dan Manis.

PESAN SPONSOR