Pengertian, Tujuan, Contoh, dan Manfaat/Fungsi Pembumbunan Pada Tanaman Budidaya Pertanian

Pembumbunan pada tanaman merupakan syarat yang harus terpenuhi saat membudidaya beberapa jenis tanaman pertanian tertentu. Contohnya misalnya pada tanaman kentang, temulawak, kunyit, jahe, pare, singkong, talas, dan jagung yang sering dilakukan pembumbunan pada bagian lahan tanamnya. Pada jenis tanaman lainnya juga mungkin bisa dilakukan teknik pembumbunan ini.

pembumbunan pada tanaman
pembumbunan pada tanaman jahe

Arti/Pengertian Pembumbunan :

  • Pembumbunan adalah : kegiatan untuk memperkuat berdirinya batang dan perakaran tanaman.

Tujuan Pembumbunan :

  • Untuk memperkokoh (memperkuat) berdirinya batang tanaman jagung;
  • Mendekatkan zat-zat hara/ makanan yang ada di dalam tanah;
  • Untuk memperbaiki aerasi (peredaran udara) dan pengaturan pada tanah yang terlalu banyak air;
  • Menciptakan kondisi tanah yang gembur /remah disekitar tanaman;
  • Memberikan lingkungan akar yang lebih baik, sehingga menutup akar yang bermunculan di atas permukaan tanah.

Manfaat/fungsi Pembumbunan:

  • Disamping itu pembumbunan juga dapat memperbaiki aerasi tanah. Selain itu, dapat memperlancar drainase karena ketinggian tanah yang berbeda sehingga tidak ada genangan air yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman jagung maupun kentang.

Waktu :

  • Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan pertama sekitar 15 hst atau penyiangan kedua.

Teknik/Cara Pembumbunan Pada Tanaman :

  • Tentukan lahan yang akan di bumbun
  • Tentukan alat pembumbunan yang akan digunakan misalnya cangkul/pencong kecil;
  • Lakukan pembumbunan
  • Kedalaman cangkul 9 – 10 cm
  • Bersamaan dengan penyiangan I, pembuatan saluran, pemupukan II ( 35 HST)
  • Kedalaman alur 22 – 25 cm
  • Tanah di sebelah kanan dan kiri barisan tanaman diuruk dengan cangkul, kemudian ditimbunkan di barisan tanaman jagung . Dengan cara demikian akan terbentuk guludan yang memanjang sesuai dengan barisan/ alur tanaman jagung

Dampak Negatif Jika Tanaman Tidak Dilakukan Pembumbunan:

  • Akar terbuka dan kurang kokoh;
  • Tanaman berpeluang roboh;
  • Pertumbuhan dan perkembangan tanaman tidak normal;
  • Kuantitas dan kualitas tanaman menurun;

Maka, penting sekali bagi petani untuk mengetahui teknik pembumbunan ini, supaya teknik ini dapat diterapkan ketika mereka membudidaya seperti tanaman-tanaman yang membutuhkan perawatan dengan pembumbunan.

PESAN SPONSOR