Tipspetani.com: “Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai”
-

Kualitas Air dari Berbagai Sumber yang Diizinkan
Kualitas air sebagian besar sungai di Indonesia sangat baik dengan nilai EC kurang dari 0,7 m mhos/cm. Kuantitas air tanah dipengaruhi oleh daerah gersang dan umumnya dengan kadar garam tinggi. Air irigasi dengan kualitas buruk: Di daerah di mana tidak ada sumber alternatif air irigasi berkualitas, tidak dapat dihindari untuk menggunakan air berkualitas rendah yang…
-

Akibat Penggunaan Air Irigasi Berkualitas Rendah/Buruk
Berbagai macam permasalahan umum yang terjadi akibat penggunaan air berkualitas rendah/buruk dapat dijelaskan sebagai berikut: Salinitas: Masalah salinitas yang berkaitan dengan kualitas air terjadi jika jumlah total garam di air irigasi cukup tinggi sehingga garam terakumulasi di zona akar tanaman sejauh hasil panen terpengaruh. Jika kadar garam terlarut yang berlebihan menumpuk di zona akar, tanaman…
-

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Frekuensi Irigasi
Berikut ini disajikan faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi irigasi: Kelembaban: Di musim penghujan, kelembaban tinggi dan hujan bisa diterima tepat saat tanaman membutuhkan air. Dalam kasus seperti ini, beberapa irigasi dapat dihentikan dan frekuensi dapat diperpanjang sampai 20 hari. Selama musim dingin, frekuensi juga akan lebih lama dari pada musim panas karena kurang evapotranspirasi, embun, kelembaban…
-

Parameter Kualitas Air yang Baik dan Benar
Air irigasi mengandung kotoran dalam berbagai konsentrasi. Kesesuaian air irigasi terutama bergantung pada jumlah dan jenis garam yang ada di dalam air. Konstituen utama yang dapat larut adalah kalsium, magnesium, natrium sebagai kation dan klorida, sulfat, bikarbonat sebagai anion. Ion-ion lain yang ada dalam jumlah kecil adalah boron, selenium, molibdenum dan fluorin yang berbahaya bagi…
-

Frekuensi Irigasi yang Baik dan Benar
Frekuensi irigasi mengacu pada jumlah hari antara irigasi selama periode tanpa curah hujan. Hal ini tergantung pada penggunaan tingkat tanaman secara konsumtif dan pada jumlah kelembaban yang tersedia di zona akar tanaman. Ini adalah fungsi dari tanaman, tanah dan iklim. Tanah berpasir harus diirigasi lebih sering daripada tekstur tanah dalam yang halus. Rasio penggunaan kelembaban…
-

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Efisiensi Penggunaan Air (Water Use Efficiency/WUE)
Faktor-faktor yang mempengaruhi Efisiensi Penggunaan Air/WUE (Water Use Efficiency) adalah sebagai berikut: 1. Sifat tanaman: Ada cukup banyak antara spesies tanaman untuk menghasilkan satuan bahan kering per satuan jumlah air yang digunakan sehingga menghasilkan nilai WUE yang bervariasi. Efisiensi penggunaan air (WUE) dari tanaman yang berbeda: Crop Water Requirement mm Grain Yield kg/ha WUE kg/ha/mm…
-

Rumus Menghitung Efisiensi Irigasi Air
Efisiensi irigasi merupakan rasio yang biasanya dinyatakan sebagai persen (%) dari volume air irigasi yang terjadi oleh tanaman, ditambah dengan menguap dari tanah, ditambah yang diperlukan untuk mengatur konsentrasi garam dalam larutan tanah dan yang digunakan oleh tanaman dalam membangun jaringan tanaman terhadap volume total. air dialihkan, disimpan atau dipompa untuk irigasi. Berikut ini rumus…
-

Efisiensi Irigasi Air di Indonesia
Air irigasi merupakan input yang ekspansif dan harus digunakan dengan sangat efisien. Kerugian utama yang terjadi selama pengairan lahan sebagai alat angkut, pelarian, rembesan dan perkolasi mendalam. Efisiensi irigasi dapat ditingkatkan dengan mengurangi kerugian ini. Penyebaran zona akar yang tidak merata dan tidak memadai adalah penyebab lain untuk efisiensi irigasi yang rendah. Efisiensi irigasi di…
