Bibit Jeruk Manis

JUAL BIBIT TANAMAN ONLINE

Dapatkan informasi harga bibit tanaman murah terbaru di Indonesia.

Mengenal Unsur Makronutrien dan Mikronutrien untuk Tumbuhan

Dalam materi fisiologi tumbuhan, seringkali dipelajari tentang materi pokok makronutrien dan mikronutrien yang dibutuhkan oleh tanaman budidaya. Sebab, keduanya sangat berperan penting untuk meningkatkan laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Makronutrien dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang banyak. Sedangkan mikronutrien dibutukan oleh tumbuhan dalam jumlah yang sedikit.

Beberapa kelompok unsur hara yang tergolong makronutien seperti: Nitrogen (N), Phosfor (P), Kalium (K), Magnesium, Carbon (C), Oksigen (O), dan Hidrogen (H). Sementara itu kelompok mikronutrien misalnya adalah Mangan (Mn), Molibdenum, Fe, dan lain sebagainya.

Tanaman Nangka Mini Hasil Rekayasa Genetika dengan Unsur Makronutrien Sesuai
Tanaman Nangka Mini Hasil Rekayasa Genetika dengan Unsur Makronutrien Sesuai (Sumber: Lukman Efendi dalam situsĀ http://toko.tipspetani.com/)

Unsur makronutrien adalah unsur paling primer/pokok yang harus tersuplai di dalam tanah. Yang nantinya akan dimanfaatkan oleh tumbuhan sebagai sumber nutrien yang bagus untuk pertumbuhan organ, mulai dari akar, batang, daun, bunga, serta buahnya.

Jika tumbuhan/tanaman budidaya kekurangan unsur makro dan mikronutrien tersebut, maka akan berdampak pada peristiwa kekahatan (defisiensi/kekurang unsur hara) yang berakibat pada organ tanaman secara keseluruhan. Sebagai contohnya adalah tanaman tumbuh kerdil, daun mengalami nekrosis dan klorosis, cepat layu dan pada akhirnya akan mati.

Kelebihan atau kekurangan makro maupun mikronutrien juga tidak bagus, jadi tumbuhan secara fisiologis kerjanya mirip seperti sistem organ pada manusia. Yakni, membutuhkan segala sesuatu yang seimbang. Jika misalnya tumbuhan kekurangan air maka yang terjadi adalah tanaman mengalami kelayuan, dehidrasi bahkan kematian sel/jaringan penyusunnya. Jika kelebihan air pun tidak bagus untuk tumbuhan, terutama untuk organ akar pada beberapa jenis tanaman.

Unsur makronutrien dan mikronutrien banyak terdapat pada beberapa jenis pupuk organik maupun pupuk anorganis. Pupuk kompos, pupuk hayati, dan sebagainya itu sangat banyak sekali kandungan unsur C, H, dan O. Serta pertumbuhan tanaman lebih memprioritaskan unsur makronutrea disamping penggunaan unsur mikronutrea.

Pupuk-pupuk yang dijual dipasaran misalnya urea, KCL, dll itu semua mengandung makro dan mikronutriean yang juga bisa ditambahkan pada lahan tanam dimana tanaman budidaya ditumbuhkan. Silakan baca juga: Pengaruh Suhu Terhadap Laju Pertumbuhan Tanaman.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PESAN SPONSOR