Mengenal Mulsa Organik yang Baik untuk Tanaman Budidaya

Mulsa organik merupakan jenis mulsa yang secara alami menggunakan sisa-sisa tumbuhan/potongan pelepah tanaman yang diletakan di bawah tempat tanaman tumbuh. Mulsa organik masih sering dipakai oleh petani untuk meningkatkan produksi tanam. Dan secara umum, mulsa organik ini memang terbukti bagus, terutama bagi petani buah-buahan, sayur mayur.

Saya pribadi pernah menggunakan mulsa organik untuk tanaman budidaya di lahan persawahan. Selebihnya, lahan perkebunan pisang, salak, lada, dan lain sebagainya juga bagus jika diberi mulsa organik. Saya sendiri dan paman yang hobi berkebun nangka juga menggunakan mulsa organik sebagai peningkatan produksi buah nangka. Dan terbukti memang ketika menggunakan mulsa organis bahwa tanaman lebih cepat berbuah.

Hormones in Plants
Tanaman tomat tumbuh subur dengan penerapan mulsa organik dari jerami padi. (https://guruilmuan.blogspot.co.id)

Adapun manfaat/fungsi/kegunaan mulsa organik yang saya rasakan yakni:

  • mampu membuat lahan tanam menjadi lebih subur dan gembur;
  • mengundang organisme tanah seperti cacing, bakteri tanah, untuk aktif membuat lahan subur;
  • menjaga kelembaban dan aerasi tanah agar tetap bagus dalam pertukaran oksigen di dalam tanah;
  • menjaga dan mengatur keseimbangan air di dalam tanah;
  • membuat lahan tanam/tanah agar tidak mudah kering;
  • menjadikan lingkungan tanam tetap terjaga secara baik dan benar;
  • tanaman menjadi lebih subur dan jika diaplikasikan pada tanaman buah maka lebih cepat berbuah;

Pada petani salak, biasanya sering mengaplikasikan mulsa organik ini. Jadi, batang-batang berduri pada salak tersebut dipotong-potong kemudian diletakan di atas akarnya. Petani pisang pun demikian, pelepah pisang yang mengganggu biasanya dipotong kemudian diletakan di bawah pusat tumbuh tanaman.

Aplikasi mulsa organik juga bisa diterapkan pada lahan yang ditanami tanaman budidaya. Sebagai contoh, pada tanaman semangka seringkali diberikan jerami padi di bagian lahan bedengannya. Petani gambas/oyong, timun suri, juga memanfaatkan jerami padi sebagai mulsa organis.

Mulsa organis ini sangat aman bagi lingkungan, sebab tidak menyebabkan pencemaran lingkungan jika diaplikasikan secara benar. Bagi anda seorang petani yang belum mencoba menggunakan mulsa organik, silakan dicoba. Semoga bermanfaat. Silakan baca juga: Beginilah Cara Membuat Tikus Takut.

PESAN SPONSOR