Cara Pengairan Tanam Jagung Sesuai Anjuran yang Baik

Pengairan (irigasi lahan) tanam jagung paling gampang digunakan untuk penanaman jagung di lahan persawahan adalah sistem penggenangan (irigasi parit), yakni bagian yang digenangi air hanyalah bagian parit saja bukan seluruh lahan.

Caranya yaitu alirkan air ke seluruh drainase parit yang telah di buat. Biarkan air meresap pada tanah bedengan dimana tempat pohon jagung tumbuh dan berkembang.

Pohon jagung sedang berbuah
Pohon jagung sedang berbuah

Setelah tanah tampak basah/lembab, keluarkan kembali air dari saluran drainase. Air yang dikeluarkan tersebut bisa dipindahkan dari satu lahan bedengan satu ke bedengan lainnya, ke satu atau 2 lahan tanam dengan petak yang berbeda.

Adapun untuk pengairan pada tanaman jagung yang ditanam di lahan perkebunan tidak begitu membutuhkan air secara banyak, serta memang pengairannya secara kondisional saja yakni menunggu waktu hujan. Tapi, terkadang untuk antisipasi, para petani jagung membuat sumur di sekitar ladang/kebun sebagai tempat untuk mengambil air yang digunakan dalam menyiram tanaman jagung yang masih muda.

Anda harus tahu bahwa terdapat 5 fase pertumbuhan tanaman jagung yang membutuhkan pengairan lahan, yakni fase pertumbuhan awal, fase pertumbuhan vegetatif, fase pembungaan, fase pengisian biji, serta fase pematangan.

PESAN SPONSOR