Cara Pemupukan Cabe Di Musim Penghujan (Hujan) yang Baik dan Benar

Petani di Indonesia memang paling hobi menanam cabe, sebab hasil panen justru akan lebih optimal dan menguntungkan. Tanaman cabe sebenarnya dapat ditanam dalam berbagai macam kondisi lingkungan, yakni lingkungan panas/kering dan ketercukupan air tinggi. Dan tentu saja, hal yang paling disukai petani di Indonesia yakni memanfaatkan waktu musim penghujan untuk membudidaya cabe.

Pada musim hujan, curah hujan dan rata-rata jumlah air di dalam tanah cenderung meningkat dibanding pada musim kering. Sekitar 85% data yang dihimpun dari badan pusat statistik nasional, bahwa pada musim hujan kondisi tanah lebih lembab sebab curah hujan cukup tinggi. Ini menjadi hal yang positif bagi petani untuk memanfaatkan lahan/kondisi tanah yang lembab untuk penanaman jenis tanaman pertanian apapun itu. Termasuk menanam cabe pada musim penghujan adalah hal yang bagus.

Pemupukan Cabe Pada Musim Penghujan di Lahan Perbukitan
Pemupukan Cabe Pada Musim Penghujan di Lahan Perbukitan (Dokumentasi Foto Oleh: Wahid Priyono, S.Pd.).

Perlakukan pemupukan tanaman cabe pada musim kering/kemarau sangat berbeda pada musim hujan. Pada musim hujan, justru pemupukan harus lebih ekstra hati-hati. Jika tidak, maka unsur hara yang ada pada pupuk akan hilang secara percuma akibat terjadinya pencucian unsur hara oleh air hujan.

Berikut ini cara pemupukan cabai pada waktu musim hujan yang baik dan benar:

  • Buatlah lubang-lubang kecil di sekitar/dekat pusat tumbuh tanaman, kira-kira setinggi 5 cm. Lubang-lubang kecil ini nantinya akan digunakan untuk tempat meletakan pupuk;
  • Setelah lubang dibuat, maka masukan beberapa gram pupuk sesuai dengan dosis per umur tanaman;
  • Setelah itu tutup lubang dengan menggunakan tanah di sekitarnya;

Mengapa pemupukan pada musim hujan tidak dengan cara langsung disebar di sekitar lokasi tanaman? Jawabannya adalah jika pupuk disebar begitu saja, sementara curah hujan tinggi, maka akan terjadi pencucian unsur hara pada pupuk. Pupuk yang seharusnya diserap oleh akar tanaman maka akan terbawa oleh air hujan, sehingga apa yang dilakukan sia-sia.

Maka dari itu, pemupukan pada musim hujan sebaiknya dilakukan dengan membuat lubang tempat pembenaman pupuk. Adapun untuk jenis pupuk bisa bervariasi sesuai kebutuhan tanaman. Bisa menggunakan pupuk organik dari kotoran ternak atau sisa dedaunan (pupuk kompos/hayati) maupun dengan menggunakan pupuk anorganik/pupuk kimiawi. Silakan baca juga: Jenis dan Varietas Cabe Tahan Panas (Kondisi Tanah Kering).

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *