Bibit Jeruk Manis

JUAL BIBIT TANAMAN ONLINE

Dapatkan informasi harga bibit tanaman murah terbaru di Indonesia.

Cara Mencegah dan Mengobati Daun Cabai Dimakan Ulat

Hama dan penyakit pada tanaman cabai seringkali muncul seiring dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Gejala dan variasi jenis hama dan penyakit tentu saja berbeda setiap tempo waktunya. Para petani di Indonesia pasti pernah mengalami bahwa tanaman cabenya diserang hama, baik itu hama thrips, kutu kebul, ulat grayak, dan lain sebagainya. Namun, ini adalah seni, karena di ekosistem alam pasti ada hubungan timbal balik antar satu organisme dengan organisme lainnya.

Hama ulat bisa saja muncul sewaktu-waktu dan merusak sebagian atau seluruh daun tanaman cabai. Hal ini tentu saja sangat merepotkan jika gejala serangan ulat ini menyebabkan daun menjadi bolong-bolong (bopeng). Pada akhirnya, bisa saja menghambat pembungaan, tanaman kerdil, dan menyebabkan kematian pada tanaman.

Daun Cabai Dimakan Ulat
Daun Cabai Dimakan Ulat, (Wahid Priyono, S.Pd.)

Untuk mencegah dan mengobati daun cabai yang dimakan ulat, maka ada beberapa jenis obat pertanian untuk digunakan. Silakan anda pilih satu point saja jenis obat yang menurut anda baik di bawah ini:

  • Benjos bahan aktif Emamektin;
  • Sagribeat+metindo;
  • Ludo, 10mL/tangki 17 Liter;
  • Plethora;
  • Curacron;
  • Sagenta;
  • Lanet;
  • Virtako;
  • Dupon;
  • Propit X;
  • Sidakron;
  • Prevaton.

Aplikasi untuk seluruh bahan obat di atas dengan cara dispray (semprot) pada bagian daun yang terinfeksi ulat daun/ulat grayak (seminggu 2x). Paling baik waktu penyemprotan adalah sore hari. Mudah-mudahan dengan cara penyemprotan menggunakan insektisida di atas bisa membantu memulihkan kondisi daun cabai yang rusak akibat ulat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PESAN SPONSOR