Berapa Hari Tunas Cabe Tumbuh dari Awal Tanam

Setelah masa pembenihan cabe selesai, maka langkah selanjutnya yaitu memindahkan bibit-bibit cabe tersebut untuk ditanam di lahan bedengan terbuka. Sebaiknya, lahan bedengan yang dibuat dilapisi dengan perangkat mulsa berwarna perak. Lahan bedengan dibuat memanjang, atau membentang dari utara ke selatan agar fotosintesis tanaman berjalan dengan baik.

Di sepanjang barisan bedengan yang dilapisi oleh mulsa, maka buatlah lubang tanam berbentuk lingkaran pada bagian mulsanya. Berilah jarak tanam sekitar 30-40 cm. Setelah itu, bibit cabe boleh ditanam pada tiap-tiap lubang yang sudah dibuat.

Bibit cabe baru dipindahkan di lahan bedengan bermulsa
Bibit cabe baru dipindahkan di lahan bedengan bermulsa

Bibit cabe yang sudah ditanam di lahan bedengan harus mendapatkan perawatan secara intensif mulai dari penyiraman, pemupukan. Jika memungkinkan tetap melakukan penyiangan untuk beberapa kali jika memang terlihat adanya gulma/rumput liar yang tumbuh di sela-sela tanaman.

Selama masa pemeliharaan, petani juga harus memantau pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe. Pada masa awal tanam, mungkin daun cabe masih kisaran +3 atau lebih. Akan tetapi, lama-kelamaan pada bagian batang cabenya akan segera melakukan pertunasan (muncul tunas baru), ini biasanya terjadi ketika tanaman cabe berumur sekitar +20 hari sejak tanam awal di lahan bedengan. Tentu saja, cepat atau lambatnya timbul/muncul tunas pada tanaman cabe dipengaruhi oleh faktor perawatan tanaman yang baik dan benar.

Maka dari itu, kegiatan perawatan tanaman cabe ini harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, agar hasil yang dicapai akan jauh lebih optimal. Semoga bermanfaat.

PESAN SPONSOR