8 Manfaat Bakteri Rhizobium leguminosarum dalam Bidang Pertanian

Dalam bidang pertanian, pemanfaatan bakteri seringkali dilakukan, terutama untuk pembasmian hama misalnya menggunakan bakteri Bacillus thrungiensis. Dan penggunaan bakteri Rhizobium leguminosarum sebagai bakteri yang mampu mengikat Nitrogen bebas (N2) di udara dengan bersimbiosis dengan tanaman legum atau leguminoceae (kacang-kacangan).

Akar kacang tunggak mengandung bakteri Rhizobium leguminosarum
Akar kacang tunggak mengandung bakteri Rhizobium leguminosarum

Adapun manfaat/fungsi/peranan dan kegunaan dari bakteri Rhizobium leguminosarum dalam dunia pertanian adalah sebagai berikut:

  • Mempertahankan daur nitrogen di alam;
  • Mampu menyuburkan tanah pertanian;
  • Jika lahan tanam sesekali sering dilakukan penanaman secara bergilir dengan menanam tanaman kacang-kacangan, maka tanahnya akan kembali subur.
  • Membuat Tanah menjadi lebih gembur dan cocok ditanami berbagai macam tanaman budidaya pertanian;
  • Mampu mengikat Nitrogen bebas di udara dan bersimbiosis dengan bintil akar tanaman kacang-kacangan, polong-polongan (legum); misalnya: kacang tanah, kacang kapri, kacang panjang, dan lain sebagainya;
  • Menambah unsur Nitrogen di dalam tanah, sehingga tanaman menjadi lebih subur. Diketahui bahwa unsur hara Nitrogen (N) sangat dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang, reproduktif, pembentukan hormon dan enzim;
  • Memupuk sendiri, dengan cara menambah zat-zat Nitrogen yang akan diubah menjadi senyawa Nitrat dan Nitrit yang menguntungkan tanaman;
  • Bakteri Rhizobium leguminosarum sebagai agen konservasi lahan tanam, sehingga mencegah agar tanah tetap mempunyai pH optimum, suhu tanah terjaga secara baik, dan mencegah tanah dari erosi unsur hara dan ketandusan tanah (tanahnya gersang).

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *