7 Manfaat Pupuk Kandang dan Kompos Bagi Pertumbuhan Tanaman

Salah satu jenis pupuk yang paling sering digunakan oleh petani untuk meningkatkan hasil panen yaitu pupuk organik dari kotoran hewan ternak (pupuk kandang), dan juga kompos yang merupakan pupuk berasal dari sisa-sisa tumbuhan/hewan/mikroorganisme yang telah membusuk (mati).

Pupuk kandang dan kompos sangat bagus untuk membantu dalam proses pertumbuhan tanaman, termasuk merangsang dalam pembesaran sel, menambah volume sel pada tumbuhan, dan memberikan asupan nutrisi bagi tanaman agar tidak terjadi kekahatan unsur hara (defisiensi unsur hara tertentu).

Contoh pupuk kandang adalah pupuk kotoran ternak ayam, kotoran sapi, kotoran unta, kotoran kerbau, kotoran kambing, kotoran itik/mentok, dan lain sebagainya. Dan sementara itu, contoh pupuk kompos dapat dibuat sendiri dengan memanfaatkan sisa-sisa sayur mayur yang sudah rusak dan dijadikan pupuk fermentasi.

Kedua pupuk di atas, baik itu pupuk kandang maupun kompos mempunyai segudang manfaat bagi tumbuhan, yaitu diantaranya:

  • Mempercepat laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman;
  • Membantu dalam pengangkutan nutrisi hara lainnya, air, dan garam-garam mineral dari dalam tanah;
  • Beberapa unsur hara yang terkandung di dalam pupuk kandang dan kompos, misalnya unsur Nitrogen (N) dan Zat besi (Fe) digunakan untuk pembentukan enzim dan hormon, serta senyawa-senyawa asam amino penting yang dibutuhkan oleh tumbuhan;
  • Mencegah supaya tanaman budidaya (hortikultur) tidak mengalami kekahatan (kekurangan unsur hara) tertentu, sehingga tanaman tercukupi asupan unsur haranya;
  • Mencegah tanaman dari kekerdilan dini, batangnya kurus, serta mencegah agar akarnya tidak mudah goyah (biar akarnya kuat).
  • Beberapa unsur hara seperti Fe, N, O, Zn, juga penting untuk beberapa jalur metabolisme pada tumbuhan, misalnya anabolisme (fotosintesis) untuk menghasilkan makanan.
  • Pupuk kandang dan kompos berfungsi untuk mengatur regulasi dan fisiologi tanaman, termasuk merangsang perkecambahan biji, juga mencegah agar tanaman tetap bugar dan organ-organ tanaman tumbuh secara baik.

Mengombinasikan antara pupuk kandang, kompos, dan pupuk anorganik yang dijual di pasaran juga sangat bagus, dan hal ini sangatlah penting, karena mungkin saja di pupuk kandang/kompos tidak terdapat unsur hara jenis “X”, dan unsur hara “X” tersebut hanya dapat diperoleh dari pupuk anorganik jenis tertentu. Semoga informasi singkat di atas tentang kegunaan/manfaat pupuk kandang dan kompos bagi pertumbuhan tumbuhan. Semoga informasinya berguna untuk anda. Salam berkebun, ayo menanam !

 

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *