Cara Mengetahui+Mencegah Tanaman Klorosis dan Nekrosis

Gejala yang sering umum terjadi pada tanaman adalah nekrosis dan klorosis. Nekrosis dan klorosis yang menyerang pada tanaman budidaya bisa disebabkan karena faktor kekurangan (defisiensi/kekahatan) unsur-hara tertentu, dan yang paling umum karena tanaman kekurangan unsur hara Zn (seng), Nitrogen (N), Fe (Besi), dan Magnesium (Mg).

Adapun ciri-ciri dari tanaman budidaya yang mengalami klorosis ditandai dengan daunnya yang berubah warna dari warna hijau menjadi kuning kecokelatan. Sementara itu, gejala dan ciri dari tanaman budidaya yang menderita nekrosis dicirikan dengan batangnya yang mudah patah, batangnya tidak kokoh, karena kekurangan unsur hara penting yakni Zn.

Tanaman Mentimun Mengalami Klorosis dan nekrosis
Tanaman Mentimun Mengalami Klorosis dan nekrosis, photo by: Wahid Priyono (tipspetani.com).

Oleh, sebab itulah sebagai seorang petani/pekebun, anda harus lebih intensif memantau perkembangan tanaman anda, mulai sejak penanaman awal sampai pada masa perawatan. Sehingga dalam kegiatan pemupukan tanaman juga harus memperhatikan dosis pupuk per umur tanaman sesuai yang direkomendasikan dari dinas pertanian setempat, dan sebagainya.

Apabila pada tanaman budidaya anda ada yang mengalami nekrosis dan klorosis, maka langkah yang dapat anda lakukan yaitu menambahkan jenis pupuk yang banyak mengandung unsur hara Zn, N, dan Fe yang cukup tinggi, karena hal ini sangat penting untuk mengurangi dampak buruk dari kekahatan unsur hara yang terjadi. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda. Jangan lupa baca juga: Cara Mencangkok Pohon Jambu Biji dengan Teknik Berderet Pada Satu Batang Tanaman.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *