8 Cara Mencegah Gulma Pada Tanaman Mentimun

Perawatan tanaman mentimun harus dilakukan secara ekstra keras, untuk hasil panen lebih optimal. Salah satu bentuk perawatan tanaman mentimun yang tidak boleh terlewatkan adalah penyiangan. Penyiangan merupakan cara mencegah gulma pada tanaman mentimun agar tidak mengganggu pertumbuhannya.

Gulma adalah rumput liar yang tumbuh di sekitar lahan bedengan tanaman mentimun. Jika tidak disingkirkan, maka gulma bisa menjadi biang munculnya banyak hama dan penyakit. Sebab, tanaman gulma bisa menjadi inang dan vektor pembawa larva hama, tempat hama bereproduksi, tumbuh dan berkembang.

Tanaman Mentimun dengan Lahan Penuh Gulma
Tanaman Mentimun dengan Lahan Penuh Gulma Tidak Terawat. Photo Original by: Wahid Priyo (Tipspetani.com).

Berikut ini cara mencegah dan mengatasi gulma pada tanaman mentimun yang baik dan benar agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman mentimun tumbuh secara optimal:

  • Jaga kebersihan lahan tanam mentimun secara seksama;
  • Lihat keberadaan lahan tanam (bedengan) apakah cukup bersih dan terbebas dari gulma yang cukup banyak;
  • Lakukan penyiangan (pengoretan, pembersihan) lahan tanam mentimun dari kemungkinan muncul gulma secara periodik;
  • Lakukan pendangiran (mencangkul kecil-kecil lahan bedengan), dan bisa diikuti juga berbarengan dengan penyiangan;
  • Jaga jarak tanam mentimun seideal mungkin. Jarak tanam mentimun yang ideal sebaiknya 35 cm, dengan pemberian tiang penyangga/ajir supaya pertumbuhan sulur dapat dipantau secara benar;
  • Kumpulkan gulma yang sudah dicabut/dikoret, bakar gulma yang sudah kering/ untuk mencegah kemungkinan tumbuh kembali;
  • Ada beberapa gulma yang memiliki spora/tepung sari yang mudah terbawa angin, sehingga penting sekali untuk segera dibakar, atau dicabut sebelum gulma menghasilkan tepung sari;
  • Jika gulma cukup banyak dan repot mengatasinya, maka solusinya bisa menggunakan herbisida. Herbisida ini cukup efektif membunuh gulma dalam skala besar sekaligus.

Jika gulma tidak dibuang, maka sebenarnya lebih dari 20% unsur hara yang ada di dalam tanah, yang berasal dari pupuk organik dan pupuk organis yang diberikan petani pada tanaman mentimun akan sia-sia. Sebab, akan terjadi perebutan nutrisi hara antara tanaman mentimun dengan gulma. Hal ini tentu saja akan memengaruhi laju pertumbuhan serta produktivitas hasil panen.

Jadi, lebih dini untuk mencegah pertumbuhan dan perkembangan gulma adalah langkah tepat supaya meminimalisir kemungkinan dampak buruk dari serangan gulma pada tanaman mentimun secara massif. Apalagi jika sudah musim penghujan, biasanya spora pada gulma dapat berkecambah jika mendapat ketercukupan dari kadar air hujan. Pelajari: Cara Pencegahan dan Pemberantasan Gulma Petani di Ladang dan Kebun.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *