Bibit Jeruk Manis

JUAL BIBIT TANAMAN ONLINE

Dapatkan informasi harga bibit tanaman murah terbaru di Indonesia.

Testimoni Mosehat Untuk Penyakit Hipertensi (Darah Tinggi)

Hipertensi dapat didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya diatas 140 mm/Hg dan tekanan diastoliknya diatas 90 mm/Hg. Hipertensi memiliki arti bahwa keadaan dalam arteri memiliki tekanan yang tinggi. Suatu peningkatan dari tekanan darah sistolik dan/atau diastolik meningkatkan risiko penyakit jantung, ginjal, pengerasan arteri (atherosclerosis atau arteriosclerosis), kerusakan mata, dan stroke (kerusakan otak). Komplikasi-komplikasi dari hipertensi ini sering dirujuk sebagai kerusakan akhir organ karena tekanan darah tinggi kronis.  Berdasarkan penyebabnya, hipertensi dapat dibedakan menjadi 2 golongan, yaitu:

(a). Hipertensi Primer

Hipertensi primer didefinisikan sebagai hipertensi yang tidak disebabkan oleh adanya gangguan organ lain seperti ginjal dan jantung. Hipertensi ini dapat disebabkan oleh kondisi lingkungan seperti faktor keturunan, pola hidup yang tidak seimbang, keramaian, stress, dan pekerjaan. Sikap yang dapat menyebabkan hipertensi seperti konsumsi lemak tinggi, garam,  aktivitas yang rendah, kebiasaan merokok,  konsumsi alkohol dan kafein, serta obat-obat kimia lainnya. Sebagian besar hipertensi primer disebabkan oleh faktor stress.

(b). Hipertensi  Sekunder

Hipertensi sekunder didefinisikan sebagai hipertensi yang di sebabkan oleh penyakit lain seperti gangguan ginjal, endokrin, dan kekakuan dari aorta. Kondisi stress dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, karena saat seseorang dalam kondisi stress akan terjadi pengeluaran beberapa hormon yang akan menyebabkan penyempitan dari pembuluh darah, dan     pengeluaran cairan lambung yang berlebihan, akibatnya seseorang akan mengalami mual, muntah, mudah kenyang, nyeri lambung yang berulang, dan nyeri kepala.

Penyebab Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Hipertensi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:

  • Keturunan atau Genetis

Dari data statistik terbukti bahwa seseorang akan memiliki kemungkinan lebih besar untuk mendapatkan hipertensi jika orang tuanya adalah penderita hipertensi.

  • Pola Hidup

Kebiasaan hidup yang sering menyebabkan timbulnya hipertensi adalah konsumsi garam yang tinggi (melebihi dari 30 gr), kegemukan atau makan berlebihan, stress dan pengaruh lain misalnya merokok, minum alkohol, minum obat-obatan (ephedrine, prednison, epineprin), malas bergerak, serta kurang rutinnya berolahraga (minimal 3 kali dalam satu pekan).

  • Kolesterol

Kandungan lemak yang berlebihan dalam darah dapat menyebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah, sehingga mengakibatkan penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu juga bagi penderita hipertensi diharapkan untuk tidak mengonsumsi minyak yang sudah dua kali pakai (dimungkinkan sekali kadar kolesterol jahat tinggi).

Komplikasi Penyakit Akibat Hipertensi

Kondisi hipertensi yang berkepanjangan dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah di seluruh organ tubuh manusia. Berbagai penyakit komplikasi yang diakibatkan oleh tekanan darah tinggi antara lain terjadi pada:

  • Organ Jantung

Kompensasi jantung terhadap kerja yang keras akibat hipertensi berupa penebalan  otot jantung kiri. Kondisi ini akan memperkecil rongga jantung untuk memompa, sehingga jantung akan semakin membutuhkan energi yang besar. Kondisi ini disertai dengan adanya gangguan pembuluh darah jantung yang akan menimbulkan kekurangan oksigen dari otot jantung dan menyebabkan nyeri. Apabila kondisi dibiarkan terus menerus akan menyebabkan kegagalan jantung untuk memompa darah dan menimbulkan kematian.

  • Sistem Saraf

Gangguan dari sistem saraf terjadi pada sistem retina (mata bagian dalam) dan sistem saraf pusat (otak). Di dalam retina terdapat pembuluh-pembuluh darah tipis yang akan melebar saat terjadi hipertensi, dan memungkinkan terjadi pecah pembuluh darah yang akan menyebabkan gangguan penglihatan.

  • Organ Ginjal

Hipertensi yang berkepanjangan akan menyebabkan kerusakan dari pembuluh darah ginjal, sehingga fungsi ginjal sebagai pembuang zat-zat racun bagi tubuh tidak berfungsi dengan baik, akibatnya terjadi penumpukan zat yang berbahaya bagi tubuh yang dapat merusak organ tubuh lain terutama otak.

Cara Mencegah dan Menyembuhkan Penyakit Hipertensi

Untuk menyembuhkan penyakit hipertensi kuncinya adalah tetap menjaga pola makan yang sehat, hindari stress, tidak sering begadang, tetap aktif bergerak/olahraga, dan juga banyak mengonsumsi air mineral.

Selain itu, melakukan pengobatan hipertensi juga penting dilakukan, baik itu langsung datang ke dokter untuk mendiagnosa penyakit dan meminta resep, atau bisa juga dengan mengonsumsi jamu/obat-obatan herbal.

Untuk mendapatkan obat herbal sekarang sangat gampang bagi anda yang sedang menderita penyakit hipertensi yaitu cukup mengonsumsi obat herbal dari Mosehat.

Mosehat adalah obat segala jenis penyakit dan bisa menyembuhkan dalam hanya beberapa kali penggunaan, bahkan ada pasien penderita hipertensi yang bisa sembuh hanya konsumsi obat herbal Mosehat sekali saja. Mosehat memberikan solusi kepada masyarakat Indonesia, di tengah semakin maraknya penyakit yang tidak diinginkan semakin banyak. Mulai dari penyakit diabetes, kolesterol, asam lambung, darah tinggi/hipertensi, batu empedu, serta asam urat dan lain-lain. Mosehat hadir untuk mengatasi masalah di atas semuanya dengan cepat dan mudah.

Nah, berikut ini testimoni mosehat dari orang-orang yang telah sembuh dari sakit hipertensi berkat mengonsumsi Mosehat Extra Moringa.

#1. Ibu Ummah: Darah Tinggi Berhasil Membaik Akibat Mosehat

#2. Ibu Maisuroh: Saya Menemukan Obat Hipertensi yang Berkhasiat

#3. Ibu Endang Suryani: Hipertensi Berkepanjangan Membaik Karena Mosehat

Tidak hanya ketiga orang di atas yang telah sembuh dari penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi), akan tetapi masih banyak orang lainnya yang tertolong berkat mengonsumsi obat dari Mosehat. testimoni mosehat dari pasien lainnya bisa dibaca dan dilihat pada link berikut >> https://testimoni.id/category/testimoni-sembuh-dari-darah-tinggi/ .

Oya, semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda yang sedang ingin menyembuhkan penyakit hipertensi.

Sumber Referensi:

  • Testimoni Mosehat, diakses melalui situs: https://testimoni.id/
  • Karyadi, Darwin dan Muhilal. 1990. Kecukupan Gizi yang Dianjurkan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
  • Khomsan, A. 2003. Pangan dan Gizi Untuk Kesehatan. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
  • Khumaidi. M. 1994. Gizi Masyarakat. Bogor: PT. BPK Gunung Mulia.
  • Kusuma, Widjaja. 2000. Makanan dan Jus untuk Kesehatan. Batam Centre: Interaksara.
  • Livingstone, Churchill. 1990. Pemeriksaan Klinik Pada Anak. Jakarta: Binarupa Aksara.
  • McGowan, M.P. 2001. Menjaga Kebugaran Jantung. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.
  • Moehji, S. 1982. Ilmu Gizi Jilid I. Jakarta: Bhatara Karya Pustaka.
  • Nasoetion, A.H dan Karyadi D. 1988. Pengetahuan Gizi Mutakhir (Mineral). Jakarta: PT. Gramedia.
  • Ovedoff,  D. 2003. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta: Univesitas Trisakti.
  • Peel, Kathy. 1998. Manajer Keluarga. Jakarta: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

*Artikel ini diikutsertakan dalam lomba kontes SEO Mosehat dengan tema: “Testimoni Mosehat”. Terima kasih.

40 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

PESAN SPONSOR