Tipspetani.com: “Apa yang kita tanam, itulah yang kita tuai”
-

Pengertian dan Mekanisme Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Tumbuhan
Pertumbuhan dan perkembangan merupakan suatu kondisi yang simultan dari banyak peristiwa pada tahapan biofisika dan biokimia ke tahap organisme, sehingga dihasilkan suatu organisme yang utuh dan lengkap. Pertumbuhan merupakan resultansi dari integrasi berbagai reaksi biokimia, peristiwa biofisik dan proses fisiologi yang berintegrasi dalam tubuh tanaman bersama faktor luar. Terdapat lima definisi istilah pertumbuhan, yaitu :…
-

Faktor Penyebab dan Cara Mengatasi Daun Cabe Kering Di Pohonnya Langsung, Nampak Seperti Terbakar
Pernahkah bapak dan ibu tani melihat kenyataan bahwa, ada beberapa tanaman cabe yang pada daunnya nampak seperti terbakar? Kenampakan semacam ini bisa diikuti dengan permulaan warna kuning pada daun (klorosis), kemudian perubahan sangat cepat bisa terjadi, yakni daunnya menjadi warna kecokelatan, mengering, dan seperti terbakar. Peristiwa di atas dapat terjadi karena beberapa faktor seperti tanaman…
-

Cara Memasang Tali Pengikat Ajir/Tiang Penyangga Pada Tanaman Cabe
Untuk membuat tanaman lebih sehat, subur, dan kuat, maka petani cabe biasanya melakukan serangkaian proses perawatan tanaman. Perawatan tanaman cabe secara umum dilakukan dengan berbagai macam cara seperti penyiraman, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, pendangiran, penyiangan, pengaturan drainase air, serta pemasangan tiang ajir pada tanaman cabe. Tiang ajir biasanya disebut sebagai tiang rambatan, tiang penguat…
-

Fungsi, Peranan, dan Manfaat Mikroba sebagai Agen Biokontrol
Selain peranan mikroorganisme yang penting seperti membantu dalam pembuatan biofertilizer, bioremedias, ternyata juga mempunyai kegunaan sebagai biokontrol. Maksudnya, beberapa bakteri biokontrol ini mampu mengendalikan hama dan penyakit di bidang pertanian. Bacillus thuriengensis (Agen Bio Control) Terdapat sekitar 90 spesies bakteri patogen terhadap hama serangga dan bakteri-bakteri tersebut berfungsi sebagai alat baru dalam pengendalian hama tanaman…
-
Fungsi, Peranan dan Manfaat Mikroorganisme dalam Kompos Bioaktif
Limbah padat organik biasanya mengandung berbagai mikroorganisme/mikroba yang mampu melakukan proses pengomposan. Ketika limbah organik dipaparkan di udara dan kandungan airnya sesuai, maka mikroorganisma mulai bekerja. Selain oksigen dari udara dan air, mikroorganisma memerlukan pasokan makan yang mengandung karbon dan unsur hara seperti nitrogen, fosfor dan kalium untuk pertumbuhan dan reproduksi mereka. Kebutuhan makanan tersebut…
-

Jenis-Jenis Mikroba untuk Proses Bioremediasi
Bioremediasi merupakan proses yang memanfaatkan makhluk hidup terutama mikroorganisme. Mikroorganisme yang umumnya digunakan sebagai agen bioremediasi adalah bakteri, jamur, atau tanaman. Mikroorganisme yang digunakan dapat berupa indigenus mikroorganisme yang berasal dari daerah yang terkontaminasi yang kemudian dikembangkan sebagai biostimulasi atau bioaugmentasi. Bioremediasi menjadi efektif jika mikroorganisme harus kontak secara enzimatis pada polutan dan merubahnya menjadi…
-

Peranan, Fungsi, dan Manfaat Mikroorganisme dalam Biofertilizer
Di alam, agen biofertilizer lebih banyak dikerjakan oleh bakteri yang ditakdirkan oleh Tuhan untuk membantu dalam bidang pertanian. Bakteri mampu mengubah dari satu senyawa menjadi senyawa lainnya, sebagai dekomposer, pembusuk sisa-sisa organ tanaman dan hewan yang telah mati. Peranan keberadaan bakteri Rhizobium sp. yang efektif pada tanaman legume. Bakteri dapat mengurangi kebutuhan nitrogen tanaman karena…
-

Bioteknologi Hijau (Green Biotechnology): Kompos Bioaktif, Biofertilizer (Pupuk Hayati), dan Agen Biokontrol
Bioteknologi hijau (green biotechnology) mempelajari aplikasi bioteknologi di bidang pertanian dan peternakan. Di bidang pertanian, bioteknologi konvensional diterapkan dalam pembuatan kompos bioaktif, biofertilizer dan agen biokontrol. Sementara itu, di bidang peternakan, binatang-binatang telah digunakan sebagai “bioreaktor” untuk menghasilkan produk penting contohnya kambing, sapi, domba, dan ayam telah digunakan sebagai penghasil antibodi-protein protektif yang membantu sel…
-

Dormansi Biji, Dormansi Pucuk, dan Dormansi Organ Penyimpan Bawah Tanah
Dalam kondisi tertentu, misalnya karena faktor suhu, tumbuhan mengalami dorman. Dorman adalah keadaan dimana tumbuhan tidur, dengan kata lain tumbuhan masih melakukan metabolisme namun berjalan dengan lambat. Keadaan dorman ini disebut juga dengan kuisen. Faktor suhu yang dimaksud dalam kuisen ini yaitu suhu mendekati bahkan di bawah titik beku. Istilah kuisen berbeda dengan istilah dormansi.…