Kategori: Dasar-Dasar Pertanian
-
Kenapa Bibit Semai Cabe banyak yang Mati ? Begini Jawabannya.
Pembibitan cabe melalui mekanisme penyemaian merupakan langkah awal untuk memperoleh bibit muda yang siap ditanam di lahan terbuka (bedengan bermulsa). Bibit cabe yang disemai alangkah baiknya berasal dari biji berkualitas dan bisa dibeli langsung di toko penjualan bibit, atau bisa juga melakukan pembibitan secara manual dari hasil panen di kebun sendiri. Sebagian petani yang masih pemula…
-
Proses Perkecambahan Pada Biji Tanaman Dikotil
Proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan selalu diawali dengan proses perkecambahan biji. Fisiologis perkecambahan biji merupakan proses berakhirnya masa dormansi (istirahat) pada biji. Masa dormansi biji ialah masa-masa ketika sel-sel penyusun biji tidak aktif membelah, atau dengan kata lain biji sedang melakukan masa istirahat sebelum melakukan pembelahan sel. Biji yang mengalami masa dormansi bukan berarti diam atau…
-
Faktor Eksternal dan Internal Perkecamabahan Biji
Proses perkecambahan pada biji dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, contohnya: total kandungan air, oksigen, suhu, hormon, serta cahaya. Selama proses perkecambahan biji, air diperlukan dalam proses perkecambahan biji untuk mengaktifkan beberapa enzim-enzim khusus seperti alfa amilase, protease, lipase, dan lain sebagainya. Enzim lipase akan mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Protease akan mengubah protein…
-
Mengenal Kultur Jaringan (Mikropropagasi Tanaman) dalam Bidang Pertanian
Kultur jaringan, atau yang biasanya disebut “mikropropagasi” pada tanaman/tumbuhan yaitu salah satu contoh perbanyakan tanaman secara vegetatif berdasarkan ciri/sifat totipotensi. Totipotensi yaitu kemampuan setiap sel tumbuhan untuk tumbuh menjadi individu baru secara sempurna. Teknik kultur jaringan merupakan produk dari bioteknologi modern di dunia pertanian. Kultur jaringan dilakukan dengan cara mengisolasi bagian dari tanaman seperti sekelompok jaringan…
-
Contoh Tumbuhan Tahan Herbisida dan terhadap Perubahan Cuaca Ekstrem
Beberapa jenis tanaman budidaya pertanian ada tahan terhadap suatu senyawa kimia tertentu yang berasal dari produk obat pertanian, seperti pupuk anorganik maupun pestisida. Ada juga jenis tanaman budidaya yang memang tahan terhadap perubahan cuaca, sekalipun cuacanya ekstrem, maka tanaman tersebut tetap tumbuh dan berkembang secara baik. Adapun contoh tumbuhan/tanaman budidaya yang tahan terhadap herbisida yaitu…
-
Jenis-Jenis Bakteri yang Dipakai dalam Bioteknologi Pertanian
Banyak peranan bakteri menguntungkan yang dimanfaatkan dalam bioteknologi pertanian, dikarenakan peranannya sangat baik dan mampu membantu dalam aktivitas fisiologis suatu tanaman budidaya pertanian tertentu, seperti mampu menyuburkan tanah, memfiksasi nitrogen (N) bebas di udara, dan lain sebagainya. Melihat ciri-ciri/karakteristik bakteri secara ekologis, bakteri juga mampu hidup secara bebas, dapat hidup dimana saja, kapan saja (bersifat…
-
Cara Mendapatkan Bibit dan Pembuatan Bibit Bit Pisang
Bibit anakan Tanaman pisang dapat diperbanyak secara vegetatif dengan memakai anakan (sucker) yang tumbuh dari bonggolnya. Ada 4 jenis anakan pisang seperti diuraikan berikut. a. Bibit rebung berupa tunas yang belum berdaun sehingga menyerupai rebung. Bibit dengan tinggi antara 20 – 40 cm ini disebut juga tunas anakan. b. Bibit anakan berupa tunas yang…
-
Cara Pemeraman Buah dengan Pengemposan agar Cepat Matang
Pemeraman buah-buahan salah satunya dengan pengemposan banyak dilakukan oleh pedagang pengumpul di sentra produksi pisang. Buah pisang yang akan diempos biasanya dalam bentuk tandanan utuh. Pengemposan dilakukan di dalam tanah. Mula-mula adalah digali lubang yang besarnya tergantung dari jumlah tandan pisang yang akan diempos. Untuk seratus tandan pisang lubang yang diperlukan sebesar 2 x 3…
-
Cara Pemeraman Buah-Buahan dengan Daun Gamal dan Ethrel
Pematangan buah-buahan dapat dilakukan dengan beberapa teknik sebagai contoh menggunakan gas karbit/etilen, pengemposan, dan lain sebagainya. Beberapa cara/metode/teknik pemeraman buah pisang secara tradisional telah banyak diterapkan di berbagai daerah di Indonesia, khususnya bagi petani yang menginginkan hasil panen buah pisangnya lekas matang/masak, dan sesegera mungkin siap di distribusikan ke pangsa pasar. Berikut ini beberapa cara tradisional…