Tanpa Tiang Ajir, Tomat Rampai Tumbuh Subur

Beberapa waktu lalu saya sempat membudidaya tomat rampai. Tomat rampai memang sering sekali kami budidaya, sebab menurut kami tomat rampai paling mudah dibudidaya, dan tidak seperti tanaman lainnya yang cukup ribet. Tanpa tiang ajir pun tanaman rampai tetap tumbuh bagus.

Saya mencoba menanam tomat rampai tersebut di lahan persawahan milik saya sendiri, dan memang berdasarkan praktek langsung, tanaman tomat rampai paling bagus dibudidaya di lahan persawahan. Karena di jenis tanah persawahan yakni tanah lempung berpasir yang kaya akan humus, dan juga nutrisi hara yang dibutuhkan tanaman tomat tersebut.

Kebun Tomat Rampai Milik Saya

Kebun Tomat Rampai Tanpa Diberi Tiang Ajir (Milik Saya) , Photo Original oleh: Wahid Priyono (guruilmuan.blogspot.co.id).

Memang dalam budidaya tomat agar tanamannya tidak roboh maka beberapa petani menggunakan tiang rambat/tiang ajir. Tapi, hal itu tidak untuk aktivitas budidaya tomat rampai yang saya lakukan. Justru saya malah sebaliknya, tidak pernah menggunakan tiang ajir sebagai tiang penyangga bagi tanaman tomat rampai yang saya tanam.

Meskipun tidak menggunakan tiang ajir untuk menyangga tanaman tomat yang saya tanam, tapi tomat rampai tetap berbuah lebat, dan tentu saja hal ini tidak mempengaruhi produktivitas hasil panen tomat rampai yang saya terima.

Hasil Panen Tomat Rampai di Kebun Saya Pribadi

Hasil Panen Tomat Rampai di Kebun Saya Pribadi (Photo Original oleh: Wahid Priyono/guruilmuan.blogspot.co.id).

Saya tidak melarang anda untuk menggunakan atau tidak menggunakan tiang ajir dalam budidaya tomat. Tidak memakai tiang ajir juga sebenarnya menurut saya pribadi tidak apa-apa, namun, paling terpenting yaitu tanaman tomat rampai bisa tumbuh merunduk juga tidak masalah, sebab biasanya buah tomat rampai bisa menyesuaikan dengan suhu (temperatur) lingkungan di sekitar habitat mereka hidup. Tak perlu khawatir buat petani tomat rampai tidak menggunakan tiang ajir dalam budidaya tomat. Silakan baca juga: 3 Cara Pemupukan Buah dan Sayur Mayur.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *