Solusi Agar Tanaman Cabe Tidak Kerdil dan Kurus

Perawatan tanaman cabe yang tidak baik maka tentu akan mempengaruhi laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe itu sendiri.

Tanaman cabe harus mendapat perawatan yang benar, kesediaan unsur hara mineral, pupuk, dan juga penyiraman adalah faktor terpenting sebagai pemberian asupan gizi bagi tanaman budidaya.

Perawatan tanaman cabe yang tidak sesuai prosedur dan tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh oleh petani, maka berdampak pada tanaman cabe menjadi lambat dalam pertumbuhannya, serta terkadang tanaman cabe menjadi lebih kerdil dan kurus seperti mau mati.

Tanaman Cabe Rawit Jengki Tumbuh Subur dan Tidak Kerdil

Tanaman Cabe Rawit Jengki Tumbuh Subur dan Tidak Kerdil, Photo Original by: Wahid Priyono (guruilmuan.blogspot.co.id).

Dari problem (permasalahan di atas), maka ada solusi agar tanaman cabe tetap dapat diperbaiki supaya pertumbuhannya bagus, sehingga hasil panen tidak terganggu.

Sebetulnya mengapa tanaman cabe anda menjadi kerdil, kurus dan seperti mau mati, ini penyebabnya:

Ada beberapa faktor penyebab terkait tentang pohon cabe menjadi kerdil dan kurus, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Penyiraman tanaman kurang cukup (tidak terpenuhi dengan sempurna), sebaiknya menggunakan air bersih yang tidak tercemar limbah untuk penyiraman tanaman cabe;
  • Pemupukan yang berlebihan atau kekurangan (tidak sesuai aturan dan dosis yang tepat);
  • Banyaknya gulma (rumput liar) tumbuh pesat di sekitar lokasi/pusat tanaman tumbuh;
  • Terjadi pencemaran tanah yang barangkali disebabkan oleh limbah seperti deterjen, pupuk kimia yang over dosis (berlebihan);
  • Tidak pernah dilakukan pendangiran/penyiangan pada tanaman cabe tersebut, sehingga mungkin saja gulma/rumput-rumput liar tumbuh bebas dan mengganggu pertumbuhan tanaman cabe, sebab ada perebutan nutrisi antara tanaman cabe dengan gulma/rumput liar tersebut;
  • Nutrisi/unsur hara makro dan mikro yang ada dalam tanah sangat kurang untuk menunjang pertumbuhan serta perkembangan tanaman;
  • Ditanam pada wadah/pot terlalu kecil serta tidak sesuai dengan ukuran serta bentuk tumbuhan;
  • Pencahayaan matahari kurang diperhatikan, padahal cahaya matahari sangat penting untuk membantu dalam proses fotosintesis (katabolisme) dalam menghasilkan makanan yang diperlukan oleh tumbuhan untuk kehidupannya.

Ada beberapa langkah/kiat penting yang perlu anda simak secara seksama untuk saya beritahu resep/cara memperbaiki tanaman cabe yang kerdil, kurus seperti mau mati, berikut ini langkah-langkahnya:

  • Lakukanlah penyiraman tanaman cabe sesuai dengan jadwal, dosis dan prosedur yang telah ditentukan, yaitu pada sore hari, dan atau pada waktu pagi hari saja. Penyiraman tanaman cabe juga harus memperhatikan umur tanaman cabe yang bersangkutan. Tentu saja frekuensi dan banyaknya air yang diberikan tanaman cabe waktu semai bibit akan jauh berbeda jumlahnya dengan tanaman cabe yang sudah dewasa yang sebentar lagi menghasilkan bunga serta kompleksitas buahnya. Sebagai panduan dalam penyiraman tanaman cabe, anda dapat membacanya pada tutorial berikut: Cara Penyiraman Tanaman Cabe yang Baik dan Benar.
  •  Lakukanlah pemupukan secara organis (dengan pupuk kotoran ayam) untuk tanaman cabe yang baru disemai, atau ketika bibi tanam yang sudah bertunas dipindahkan di wadah pot polybag selama 20 hari untuk penunjang pertumbuhannya. Pada usia tanam cabe umur di atas 1 bulan, penggunaan pupuk kimia yang diperjualbelikan di pasaran juga boleh dipakai, tentunya dengan dosis/tanaman harus sesuai, supaya pertumbuhan tanaman cabe dapat dikendalikan secara bijaksana.
  • Jangan lupa anda lakukan pendangiran serta penyiangan pada tanaman cabe. Pendangiran dilakukan bertujuan untuk menggemburkan tanah supaya akarnya mudah dalam menyerap nutrisi sehingga laju pertumbuhan akan semakin baik. Sementara itu, penyiangan pada tanaman cabe bertujuan untuk mengoret/membersihkan serta membuang gulma (rumput-rumput liar) yang tumbuh pesat di sekitar pusat tanaman tumbuh. Penyiangan bisa menggunakan alat pengoret (pencong dan sejenisnya), serta sangat diutamakan penyiangan dilakukan sesering mungkin. Memang hal ini membutuhkan keseriusan dan ketelatenan bagi semua petani/pekebun cabe. Maka jika perawatan tanaman cabe dilakukan secara telaten, hasil panen yang berkualitas akan anda rasakan;
  • Walaupun penanaman cabe bisa dilakukan di wadah pot polybag besar atau juga dilakukan dengan menggunakan karung, akan tetapi alangkah baiknya pembudidayaan tanam cabe dilakukan di lahan terbuka seperti di area lahan persawahan, di perkebunan khusus untuk menanam cabe serta tanaman horticulture lain. Di lahan terbuka, biasanya tanaman akan mudah mendapatkan cahaya matahari yang terkendali dari lingkungan itu sendiri, serta pertumbuhan tanaman juga akan baik. Maka dari itu, cahaya matahari langsung harus disinarkan pada tanaman cabe untuk menunjang pertumbuhannya agar lebih bagus.
  • Berikan tanaman cabe nutrisi organik+ nutrisi anorganik yang tepat, maksudnya yaitu berilah tanaman dengan pupuk-pupuk kandang yang mengandung senyawa kimia Nitrogen (N), Magnesium (Mg), Kalium (K) supaya pertumbuhan tanaman menjadi lebih bagus. Penambahan pupuk kimia anorganik seperti Urea, TSP, Phonska, dan lainnya juga dapat membantu untuk mengurangi kekerdilan pada tanaman cabe. Sebagai panduan untuk mendongkrak hasil panen cabe, baca juga artikel berikut: 5 Teknik Perawatan Cabe, Panen 60 Kali Lipat.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk anda yang sedang mencari referensi terkait alasan mengapa tanaman cabe menjadi sering kerdil, kurus dan mau mati.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *