pH Tanah yang Cocok Untuk Pertumbuhan Tanaman Cabe

Setiap tanaman hortikultura sayur mayur, buah-buahan, dan maupun tanaman pangan tentu saja mempunyai pH tanah yang berbeda-beda. pH tanah menjadi indikator seberapa kuat dan mampu tumbuhan tersebut untuk tumbuh dan berkembangbiak pada lahan yang berbeda. Karena jika tanaman tidak cocok pada tanah dengan pH katakanlah asam, maka peluang tanaman untuk tumbuh dan menghasilkan buah bisa saja terhambat. Atau dengan kata lain produktivitas tanaman menjadi rendah.

Cara Agar Pertumbuhan Pohon Cabe Tumbuh Lurus dan Baik
Cara Agar Pertumbuhan Pohon Cabe Tumbuh Lurus dan Baik (Tipspetani.com)
Khusus untuk tanaman cabe sendiri tidak membutuhkan pH tanah yang terlalu asam (pH di bawah 5). Dan idealnya memang untuk tanaman cabe dapat ditanam pada pH tanah kisaran 5,6 – 7. Pada pH tersebut tanaman cabai dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sebab pH tersebut sangat sesuai/cocok dengan karkateristik fisiologis tanaman cabe, termasuk untuk meningkatkan laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Jika pH tanah dilokasi tempat anda ingin menanam cabe ternyata terlalu asam (pH di bawah 5), maka anda bisa melakukan netralisasi pH tanah asam dengan mencampurkan kapur dolomit pada tanah/lahan yang terlalu asam tersebut. Tindakan pencampuran tanah dengan kapur dolomit dilakukan di awal pengolahan tanah/membajak tanah untuk kemudian dibuat menjadi lahan bedengan-bedengan memanjang. Kandungan kapur dolomit mampu mempertahankan pH tanah agar tetap stabil (netral = pH 7).
pH tanah terlalu basa juga tidak baik, sebab tanaman cabe hanya membutuhkan pH tanah yang tidak terlalu asam dan juga pH tanah netral sangat dibutuhkan bagi kelangsungan hidup tanaman cabe.
 Hasil riset dan pengamatan yang saya lakukan langsung pada tanaman cabe yang pernah saya budidaya bahwa, tanaman cabe akan tumbuh jauh lebih maksimal apabila ditanam pada pH tanah kisaran 5,6 – 7.  Hasil membuktikan bahwa tanaman memiliki porsi batang, daun, kuncup ketiak batang, dan akar jauh lebih sehat, tanaman lebih mampu bertahan hidup lama, lebih terhindar dari hama dan penyakit, serta ketahanan daya serap air ke akar jauh lebih maksimal. Selain itu dengan pH tanah netral dan pH 5,6 – 7 kelembaban tanahnya akan terjaga secara baik, sehingga hal ini yang akan membuat tanah semakin subur karena banyak mikroorganisme tanah seperti cacing, bakteri tanah, dan miroba tanah lebih cepat berkembang dan efeknya tanaman akan jauh lebih subur karena tanahnya gembur. Silakan anda baca juga wawasan pengetahuan berikut ini: Jenis/Macam-Macam Tanaman Penutup Tanah.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *